TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

15 Tersangka Narkoba Diamankan, 14 Orang Berstatus Mahasiswa

Tiga jenis barang bukti berhasil disita oleh pihak Polda DIY, yaitu sabu seberat 4,41 gram, pil ekstasi sembilan butir, dan 24 botol miras.

15 Tersangka Narkoba Diamankan, 14 Orang Berstatus Mahasiswa
tribunjogja/pradito rida pertana
Sebanyak delapan kasus narkotika dengan 15 tersangka berhasil diamankan jajaran Polda DIY dalam press release yang bertempat di Lobby Polda DIY, Selasa (18/4/2017) pagi ini. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Polda DIY menggelar Press Release terkait Operasi Narkoba Progo yang dilakukan oleh Kepolisian DIY selama 14 hari mulai tanggal 29 Maret 2017 sampai 11 April 2017 berhasil mengungkap sebanyak 47 kasus.

Sebanyak delapan kasus narkotika dengan 15 tersangka berhasil diamankan jajaran Polda DIY dalam press release yang bertempat di Lobby Polda DIY, Selasa (18/4/2017) pagi ini.

Polda DIY mengungkap sembilan kasus dengan total 16 tersangka, diantaranya delapan kasus narkotika dan 1 kasus bahan berbahaya, untuk bahan berbahaya terdapat satu tersangka dan 15 tersangka kasus narkotika.

Tiga jenis barang bukti berhasil disita oleh pihak Polda DIY, yaitu sabu seberat 4,41 gram, pil ekstasi sembilan butir, dan 24 botol miras.

Barang bukti ungkap kasus narkotika.
Barang bukti ungkap kasus narkotika. (tribunjogja/pradito rida pertana)

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat press release mengatakan, selama operasi narkoba progo yang dilakukan oleh pihak Kepolisian DIY penyalahgunaan narkoba disominasi oleh mahasiswa, tercatat 14 mahasiswa sebagai tersangka dalam kasus narkoba.

"Keempat belas mahasiswa pakai sabu paket hemat, di DIY sebaran sabu cukup besar pada level pengguna," katanya.

Wadiresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Muryanto menjelaskan, selain narkoba sekarang sedang marak beredarnya tembakau gorilla di kalangan anak muda khususnya para perokok.

"Dalam tiga bulan terakhir ada 5 kasus tembakau gorilla," jelasnya.

AKBP Yuliyanto menambahkan, pihak orangtua diharap memantau anaknya dan tidak memperbolehkan anaknya untuk merokok,

"Sasaran peredaran tembakau gorilla adalah orang yang baru merokok," pungkasnya. (*)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help