TribunJogja/

Buah Bibir

Prima Nursary Merintis Pabrik Kebahagiaan

Mengambil nama Pleasure Factory, sulung dua bersaudara ini menekankan kepuasan pelanggan dari setiap order yang didapatkan.

Prima Nursary Merintis Pabrik Kebahagiaan
ist
Prima Nursary 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjalankan sebuah bisnis bukanlah hal sederhana, tapi juga bukan pula sesuatu yang mustahil dilakukan.

Itulah yang coba dirintia oleh Prima Nursary beberapa waktu belakang.

Bermula dari membantu sang kekasih menjalankan usaha clothing, dia kini tertular ilmu konveksi.

"Usaha clothing calon suami aku sudah jalan lima tahun, dan aku bantuin dia. Dari situ mulai tahu banyak tentang kain, jahitan, dan sebagainya," ujar wanita 24 tahun ini.

Bisnis yang dikembangkan Prima adalah konveksi produksi massal. Klien yang kerap ditangani adalah restoran, cafe, perusahaan, dan clothing line.

Dia yang merancang dan memroduksi seragam karyawan kliennya.

Mengambil nama Pleasure Factory, sulung dua bersaudara ini menekankan kepuasan pelanggan dari setiap order yang didapatkan.

"Sesuai namanya, pabrik kebahagiaan, jadi harus selalu bahagia (pelanggannya)," ucap Prima.

Produk andalannya adalah celemek atau apron untuk cafe dan restoran. Pelanggannya tak hanya berasal dari Yogyakarta dan sekitarnya, tapi telah merambah sampai wilayah luar DIY.

Prima pun tak membatasi minimal order, semisal satu atau dua lusin. Pesanan di bawah jumlah tersebut juga diterima.

Profesinya sebagai foto model ternyata cukup membantu dalam pemasaran usaha ini. Ketika melakukan sesi foto untuk restoran, Prima kerap menawarkan produknya kepada si empunya cafe atau restoran itu. Sedikit demi sedikit kepercayaan yang diperoleh akhirnya membuatnya yakin untuk menekuni bisnis ini.

"Meski baru merintis, tapi Alhamdulillah sudah dipercaya perusahaan, resto, dan clothing line yg menurut saya sangat punya nama," ujar dia.

Agenda Resto&Vibe, Rosemary Bakery, Krakal Resto, PT. Adhi Persada Gedung, Transmart, Awor Coffe dan rumah makan tergolong baru seperti Soto Sokaraja Mashil, Bubur Ayam Bangkit, adalah beberapa nama yang menjadi klien Prima.

Sedangkan untuk di luar Yogyakarta ada baby shop, cafe, dan BaPeDa Halmahera.

Menurutnya, setiap bisnis pasti ada tantangannya. Terlebih jika bertemu dengan klien perfeksionis, dia harus memiliki beberapa pilihan desain agar seragam yang akan diproduksi sesuai dengan keinginan pelanggan.

Kesabaran dan kualitas produklah yang menjadikan Prima mudah mendapatkan dan menjaga kepercayaan klien.

"Kalau ada yang bingung mau desain gimana, atau bahan kayak gimana bagusnya mau gimana, juga kita kasih saran atau solusi dan penjelasan yang bisa bikin mereka enggak bingung lagi. Kayak temenlah pokoknya, biar sana enak sini juga enak," kata dia lalu tertawa.

Dari sini, Prima bertekad untuk terus mengembangkan bisnisnya. Tentu saja dengan mempertahankan juga meningkatkan kualitas agar bisa bertahan di belantara usaha jasa dan perdagangan.

"Kalau rezekinya di sini, Insyaallah akan berusaha ngembangin (bisnis) semaksimal mungkin," pungkasnya. (tribunjogja.com)

Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help