Home »

Jawa

Seorang Pendaki Mengalami Hipotermia di Gunung Semeru

"Dia mau teriak memanggil rekannya sudah tidak mampu karena sudah lemah," kata Joko kepada Kompas.com, Sabtu (15/4/2017).

Seorang Pendaki Mengalami Hipotermia di Gunung Semeru
(Polhut TNBTS)
Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat menjaga Ahmad Faris, pendaki asal Surabaya yang alami hipotermia saat mendaki di Gunung Semeru di Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (15/4/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM - Ahmad Faris, pendaki asal Surabaya, dievakuasi karena mengalami hipotermia saat mendaki di Gunung Semeru, Jumat (14/4/2017) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Joko Purwito, salah satu Polisi Hutan (Polhut) di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengatakan, korban memulai pendakian bersama 19 orang temannya pada Jumat (14/4/2017) pukul 10.00 WIB.

Sesampainya di Pos 1, pos antara Ranupani dan Ranukumbolo, korban mengalami gangguan fisik gejala hipotermia. Korban tertinggal di belakang dari rekan-rekannya.

"Dia mau teriak memanggil rekannya sudah tidak mampu karena sudah lemah," kata Joko kepada Kompas.com, Sabtu (15/4/2017).

Akhirnya, korban yang kedinginan dan muntah-muntah itu tertinggal sendirian di Pos 1.

Beruntung, dua orang pendaki lainnya yang kebetulan lewat mendapati korban sekitar pukul 16.00 WIB.

Dua pendaki itu lantas memberikan pertolongan kepada korban. Tidak lama kemudian, seorang porter yang hendak turun lewat di lokasi itu.

Seorang porter itu yang lantas memberikan laporan kepada petugas di Ranupani bahwa ada pendaki yang mengalami hipotermia dan harus dievakuasi.

"Porter itu melapor sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara dua orang pendaki itu menjaganya," kata dia.

Mendapat laporan itu, empat petugas TNBTS di Ranupani langsung berangkat. Korban dievakuasi sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah menjalani perawatan di Puskesmas Ranupani, korban dibawa ke Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang.

Kepala Bagian Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, korban sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga setelah menjalani perawatan di Puskesmas Tumpang.

"Tadi pada pukul 12.30 WIB diserah terimakan ke pihak keluarga," katanya. (Kompas.com/Kontributor Malang, Andi Hartik)

Editor: dik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help