TribunJogja/
Home »

Jawa

Tribun Jogja Edisi Besok

Jangan Takut Laporkan KDRT Kota Magelang Wujudkan Kota Layak Anak

Meski dalam angka relatif kecil, polemik tersebut juga dijumpai di wilayah Kota Magelang. Tercatat, sepanjang 2016 lalu, terjadi sedikitnya 30 kasus

Jangan Takut Laporkan KDRT Kota Magelang Wujudkan Kota Layak Anak
Net
Ilustrasi 

Laporan Khusus Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dewasa ini, kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak semakin marak terjadi di berbagai daerah di tanah air.

Meski dalam angka relatif kecil, polemik tersebut juga dijumpai di wilayah Kota Magelang.

Tercatat, sepanjang 2016 lalu, terjadi sedikitnya 30 kasus semacam itu.

Dari 30 kasus tersebut, 12 diantaranya menimpa perempuan, sementara 18 sisanya menimpa anak-anak.

Bahkan, pada tahun ini yang baru berjalan tiga bulan, sudah ada 20 orang yang melaporkan, bahwa yang bersangkutan telah menjadi korban kekerasan.

Dengan rincian, 11 perempuan dan sisanya masih berstatus anak-anak.

"Angka pelapor sejauh ini tinggi. Tapi, hal tersebut bukan berarti tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Magelang meningkat. Sebab, dari tahun ke tahun kita selalu menggenjot program sosialisasi, supaya para korban berani melapor," kata Yulisindarwati, Kasi Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang.

Laporan lengkap sepak terjang Pemkot Magelang soal KLA ada di Tribun Jogja edisi Sabtu (15/4/2017). (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help