Mau Makan Mi Instan? Perhatikan Hal Berikut Ini

Kalau dikonsumsi secara wajar, mi instan tidak berbahaya. Ia dapat merugikan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Mau Makan Mi Instan? Perhatikan Hal Berikut Ini
Net
Ilustrasi: Mi Instan 

TRIBUNJOGJA.COM – Ada sebagian orang berpendapat sering mengonsumsi mi instan bisa merugikan kesehatan. Menurut dr. Mohammad Caesario, pendapat ini tidak sepenuhnya benar, juga tidak sepenuhnya salah.

Kalau dikonsumsi secara wajar, mi instan tidak berbahaya. Ia dapat merugikan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Bagaimana pun mi instan punya kelebihan yang berguna. Makanan ini murah, penyiapannya juga mudah dan praktis. Bisa menjadi pilihan di saat darurat.

Tidak mudah menentukan batas antara konsumsi yang wajar dan berlebihan. Yang pasti anjuran umum dalam mengonsumsi makanan; usahakan bervariasi. Jadi sebaiknya jangan makan mi instan setiap hari.

Mi instan yang kita jumpai di pasaran merupakan produk yang sudah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bila diperhatikan dengan teliti pada kemasannya, di sana terdapat pesan yang disampaikan secara tersirat.

Terlihat sebuah mangkuk atau piring yang berisi mi dengan lauk pauk lainnya,, seperti sayuran.

Pesannya kira-kira begini; “Akan lebih baik kalau Anda mengonsumsi mi ini ditambah dengan sumber protein lain dan serat.”

Pesan ini penting karena memang komposisi nutrisi mi instan tidak seimbang. Sebagian besar kandungannya adalah karbohidrat yang berasal dari tepung terigu, sedangkan kandungan serat dan proteinnya sangat kecil.

Serat hanya sekitar 2 – 3 g per kemasan. Protein hanya sekitar 7 – 9 g per kemasan.

Halaman
123
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help