TribunJogja/
Home »

Jawa

Bulog Pastikan Stok Jatah Rastra Klaten Aman

Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan stok untuk distribusi beras keluarga sejahtera (Rastra, sebelumnya disebut raskin) di tahun 2017 aman.

Bulog Pastikan Stok Jatah Rastra Klaten Aman
www.bintang.com
Beras 

Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan stok untuk distribusi beras keluarga sejahtera (Rastra, sebelumnya disebut raskin) di tahun 2017 aman.

Hal ini lantaran program serapan gabah (sergab) dapat dilaksanakan secara maksimal.

Kepala Gudang Bulog Karangwuni, Totok Praptomo mengatakan pada tahun 2016, total gabah yang diserap mencapai 21.900 ton.

Jumlah tersebut terbagi di gudang Karangwuni sebanyak 14.000 ton dan 7.900 ton di gudang Karanganom.

"Dengan capaian yang ada, distribusi rastra dipastikan aman dengan kualitas yang baik," ungkapnya, Selasa (11/4/2017).

Rastra tahun 2017 mulai disalurkan awal pekan ini.

Total rastra yang disalurkan mencapai 1.638.600 kilogram untuk 109.240 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM).

Menurutnya, stok yang didistribusikan kepada masyakat merupakan stok Agustus 2016.

Hal ini lantaran beras tidak dapat disimpan terlalu lama karena dapat mempengaruhi kualitas, meskipun pemeliharaan rutin terus dilakukan.

"Beras yang masuk pada Agustus 2016 kami salurkan terlebuh dahulu, apalagi sempat ada penundaan. Namun jika memang ada masyarakat yang menerima beras yang tidak layak, silahkan dilaporkan akan segera kami ganti," katanya.

Totok menjelaskan selain digunakan untuk memenuhi distribusi rastra di Klaten, stok beras di gudang Bulog di wilayah Klaten dapat dikirim untuk daerah lainnya.

Kondisi tersebut memungkinkan lantaran stok yang melimpah.

"Beras di gudang Bulog wilayah Klaten sempat dikirim untuk memenuhi beras di luar daerah. Diantaranya 700 ton beras dikirim ke Kalimantan, 700 ton ke Sumatera Utara, dan 500 ton ke Jakarta," ujarnya. (tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help