TribunJogja/
Home »

Jawa

15 Hektare Terserang Wereng 554 Hektare Terancam

Bersama petani akan dilakukan penyemprotan secara massal. Hal ini diperlukan untuk mencegah hama wereng berpindah ke lahan tanam padi lainnya.

15 Hektare Terserang Wereng 554 Hektare Terancam
tribunjogja/anasapriyadi
Sejumlah petani melakukan semprot masal pada wilayah yang terserang wereng beberapa waktu yang lalu. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Data dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Klaten, terdapat 15 hektare lahan tanam padi yang mulai terserang hama wereng.

Lahan-lahan yang terserang antara lain berada di wilayah Kecamatan Trucuk, Pedan, Wonosari, dan Delanggu.

Sementara lahan yang berpotensi terserang atau lahan waspada mencapai 554 hektare.

Tersebar di Kecamatan Gantiwarno, Trucuk, Manisrenggo, Ceper, Pedan, Karangdowo, Delanggu, Tulung, Karanganom, Klaten Selatan, dan Klaten Tengah.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultural DPKKP Klaten, Joko Siswanto mengatakan berdasarkan data tersebut pihaknya akan segera mengerahkan tim untuk melakukan penyuluhan. Termasuk memberikan pestisida yang tepat untuk penanganan WPC.

“Nanti akan ada tim yang melakukan penyuluhan. Tim yang bertugas akan mencampurkan formula yang tepat untuk menangani WPC,” ujarnya, Selasa (11/4/2017).

Selanjutkan bersama petani akan dilakukan penyemprotan secara massal. Hal ini diperlukan untuk mencegah hama wereng berpindah ke lahan tanam padi lainnya.

“Jika dilakukan secara individu, penyemprotan tidak akan efektif. Wereng hanya akan berpindah dari satu lahan ke lahan lainnya. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dari petani untuk memutus penyebaran hama WPC,” ungkapnya. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help