TribunJogja/

Cinta Ternyata Datang dari Otak, Bukan Hati, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Datangnya perasaan cinta bahkan bisa dijelaskan lewat reaksi otak dan proses biologis pada tubuh manusia.

Cinta Ternyata Datang dari Otak, Bukan Hati, Ini Penjelasan Ilmiahnya
allpicnet
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA - Banyak yang percaya bahwa cinta itu datang dari hati. Tapi sejumlah penelitian justru menyimpulkan bahwa cinta itu datang dari otak meskipun ada hubungannya dengan hati.

Datangnya perasaan cinta bahkan bisa dijelaskan lewat reaksi otak dan proses biologis pada tubuh manusia. Ini dia prosesnya.

1.Hipotalamus bereaksi

Saat kita mulai tertarik kepada seseorang,  hipotalamus (struktur primer otak yang bertugas memastikan kestabilan psikologis) akan melepaskan dopamin ke dalam tubuh. 

Ini menyebabkan perasaan gembira layaknya orang yang memakai narkoba.

2. Kadar serotonin menurun

Karena kadar dopamin meningkat, kadar serotonin menurun. Serotonin bertanggung jawab atas suasana hati dan selera makan manusia.

Kadar serotonin yang rendah serupa dengan seseorang yang mengalami gangguan obsesif kompulsif. 

Hal ini yang menimbulkan perasaan obsesi dan tergila-gila pada seseorang.

3. Memicu NGF

Halaman
12
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help