TribunJogja/

Walah, Ban Bus Transjogja Kempes, Penumpang pun Terpaksa Harus Pindah Armada

Bus tersebut mengalami gembos ban dan harus berhenti di jembatan kewek untuk selanjutnya dilakukan perbaikan

Walah, Ban Bus Transjogja Kempes, Penumpang pun Terpaksa Harus Pindah Armada
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Sejumlah armada bus baru yang akan dioperasikan sebagai armada bus TransJogja, Kamis (28/4/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebuah bus Trans Jogja berwarna biru tampak berhenti di bawah Jembatan Kewek, Jalan Abu Bakar Ali Yogyakarta, yang terpantau Tribun Jogja terjadi pada pukul 10.30 WIB, Senin (20/3/2017) kemarin.

Tiga petugas berseragam tampak berada di samping bus, di mana dua di antaranya mencoba menggelindingkan sebuah ban bus tersebut.

Direktur PT Anindya Mitra Internasional (AMI),  Dyah Puspitasari, selaku operator Trans Jogja ketika dikonfimasi Tribun Jogja menjelaskan bahwa bus tersebut mengalami gembos ban dan harus berhenti di jembatan kewek untuk selanjutnya dilakukan perbaikan.

"Saya dapat info, busnya jalur 1A nomor 08. Tapi karena bus Trans Jogja membawa ban cadangan, jadi langsung diganti. Itu yang gembos ban kiri sebelah depan," ujarnya.

Disinggung terkait penyebab gembosnya ban, Dyah mengaku tidak tahu dan pihak yang bertanggung jawab atas Trans Jogja 08 tersebut juga maengatakan tidak mengetahui penyebabnya karena tiba-tiba gembos.

"Namun setelah diganti, bus tersebut kembali ke pool untuk dicek ulang (ban dan keseluruhannya). Sementara itu tadi, penumpang yang ada di bus dipindah ke bus yang datang di belakangnya untuk jalur yang sama," terangnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan DIY, Gatot Saptadi mengatakan jika terjadi ban gembos di jalan memang konsekuensinya harus diganti.

"Tapi kalau ganti ban goro-goro perawatan, yang akan dievaluasi," tandasnya.

Sesuai dengan standar pelayanan minimum (SPM), seharusnya sebelum beroperasi seluruh armada Trans Jogja harus dicek terlebih dahulu, mulai urusan bensin, mesin, dan lain sebagainya.

"Kalau tidak memenuhi SPM, maka akan kena penalti. Termasuk yang kemarin sempat kehabisan bensin di tengah jalan itu sudha dikenakan denda dan kami tegur. Memang sepenuhnya sudah ditangani oeprator, kami (Dinas Perhubungan) yang mengawasi kalau terjadi pelanggaran," tandasnya. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help