Home »

Jawa

Tak Ikut Apel, Ratusan ASN Klaten Dihukum Menyanyi Bagimu Negeri

Gara-gara tidak mengikuti apel pagi, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapatkan sanksi berdiri di depan tiang bendera

Tak Ikut Apel, Ratusan ASN Klaten Dihukum Menyanyi Bagimu Negeri
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapatkan sanksi berdiri di depan tiang bendera halaman kantor Setda Klaten, Senin (20/3/2017) pagi. 

“Sebagai ASN kerja dibayar pakai uang rakyat. Tapi mana pengabdiannya? Tekone telat (datangnya terlambat), bagaimana mau mengabdi (sepenuh) jiwa raga kami (mengutip lirik lagu Bagimu Negeri),” ungkapnya dengan penuh penekanan.

Puncak kegeraman Jaka tersebut lantaran tercatat 162 ASN yang tidak mengikuti apel pagi pada Jumat (17/3) lalu.

Apel pagi sendiri merupakan agenda wajib bagi ASN yang dilaksanakan pada pukul 07.10 WIB hingga selesai.

Ia meminta hal tersebut tidak terulang kembali pada kegiatan apel berikutnya.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) sebagai penegak kedisiplinan pun diminta lebih tegas dan tidak segan memberikan sanksi bagi ASN yang terus mengulangi perbuatan tidak disiplin itu.

“Apel kan untuk mendisiplinkan diri. Lha kalau untuk diri sendiri saja tidak bisa disiplin, bagaimana mau melayani masyarakat? Kalau terus melanggar seperti ini (tidak ikut apel) sanksinya bisa ditingkatkan, dan bisa mempengaruhi kenaikan pangkat,” ujarnya.

Jaka menjelaskan pemilihan hukuman dengan berdiri di halaman pendopo kabupaten yang biasa digunakan sebagai lokasi apel sengaja dipilih agar ASN yang melanggar merasa malu lantaran dilihat masyarakat yang datang.

Selain itu, lagu Bagimu Negeri juga dipilih untuk mengingatkan kembali ASN terhadap sumpah dan janji yang telah diucapkan.

“Kalau tidak mulai disiplin dari sekarang, lalu kapan akan mengimplementasikan janji-janji yang sudah diucapkan seperti lirik lagu Bagimu Negeri. Ini kan pengabdian, kepada negara, kepada masyarakat, sudah menjadi kewajiban bagi ASN,” katanya menjelaskan. (tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help