REALTIME NEWS : UNY Gelar The 9th Global Culture Festival (GCF)

Acara akan digelar selama dua hari, yaitu tanggal 20 – 21 Maret 2017 dan bertempat di GOR UNY serta Auditorium UNY.

REALTIME NEWS : UNY Gelar The 9th Global Culture Festival (GCF)
tribunjogja/kurniatulhidayah
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - UNY kembali menggelar Global Culture Festival (GCF) sebagai ajang untuk mengenalkan wisata, seni, budaya Indonesia kepada masyarakat internasioal, sekaligus mengenalkan budaya dari berbagai negara di dunia kepada masyarakat Indonesia, khususnya Yogyakarta.

Acara akan digelar selama dua hari, yaitu tanggal 20 – 21 Maret 2017 dan bertempat di GOR UNY serta Auditorium UNY.

Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan UNY melalui Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK).

GCF yang diadakan pada tahun 2017 ini merupakan penyelenggaran yang ke 9, dan mengangkat tema 'Environmental Sustainability and Cultural Awareness for Peace and Equality'.

GCF akan menampilkan budaya dari 34 provinsi di Indonesia. Selain dari Indonesia, peserta GCF adalah mahasiswa asing dari 21 negara yang tengah menjalani studi bahasa dan budaya Indonesia di UNY.

Mereka merupakan mahasiswa program Darmasiswa, Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Republik Indonesia, mahasiswa tranfer kredit dari Yunnan University of Nationality dan Guangdong University of Foreign Studies (GDUFS) Tiongkok, serta mahasiswa swadana yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta.

GCF pada hari pertama akan diisi dengan Day Festival yang diadakan mulai pukul 09.00 sampai 17.00 di GOR UNY.

Di lokasi ini, akan ada 20 stand negara yang menampilkan kuliner khas negara yang merupakan hasil masakan peserta sesuai negara masing-masing dengan konsep food bazaar.

Negara – negara tersebut adalah Belanda, India, Kamboja, Korea Selatan, Madagaskar, Polandia, Slovakia, Thailand, Ukraina, Vietnam, Pakistan, Ethiopia, Laos, Bangladesh, Tanzania, Mali, Uganda, Turkmenistan, Namibia, dan Tiongkok.

Setiap negara akan menempati satu stand yang akan memamerkan makanan khas, dekorasi, informasi budaya, kesenian, dan tempat wisata dari negara tersebut.

Selain itu, akan ditampilkan pula stand daerah dari 34 provinsi di Indonesia. Stand daerah juga akan menyajikan makanan dan informasi mengenai budaya, kesenian, serta pariwisata masing - masing daerah.

Acara ini akan disemarakkan dengan panggung seni dan hiburan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa (HIMA), serta band dan dancer dari UNY.

Kemudian, GCF hari kedua akan diisi Night Festival mulai pukul 18.30 hingga 22.15 WIB di Auditorium UNY. Agenda ini dibungkus dalam konsep drama dengan pengenalan awalan dari tiap negara dan informasi tentang budayanya.

Para penampil yang merupakan mahasiswa asing dan daerah akan memainkan sebuah drama. Mereka juga akan menunjukkan budaya dan kesenian dari negara atau daerah masing – masing. (*)

Penulis: gya
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help