Home »

Jawa

Operasional TPAS Troketon Tunggu IPSD

Operasional Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Troketon dipastikan belum bisa berjalan dalam waktu dekat.

Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Operasional Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Troketon dipastikan belum bisa berjalan dalam waktu dekat.

Terdapat sejumlah kendala dalam opersionalnya, termasuk menunggu kesiapan Instalasi Pembakaran Sampah Domestik (IPSD).

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Anwar Shodiq mengatakan uji coba pengoperasioan blok I TPAS Troketon sejatinya sudah dilakukan.

Sampah sejumlah pasar tradisional sudah diarahkan untuk diproses di blok yang difungsikan untuk pencacahan sampah organik hingga pemrosesan menjadi produk kompos.

“Uji coba sudah dilakukan, hampir setiap hari ada sampah yang diproses di blok ini untuk mengecek kesiapan mesin,” katanya, Senin (20/3/2017).

Namun menurutnya dalam proses tersebut pihaknya menemui kendala lantaran sebagian besar sampah yang diangkut merupakan sampah anorganik.

Kondisi tersebut membuat pemrosesan di blok khusus sampah organik itu tidak maksimal.

“Padahal diharapkan sampah dari pasar didominasi organik, tapi setelah dipilah ternyata 80 persennya merupakan sampah plastik. Terutama plastik lunak, sehingga justru tidak bisa diproses,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku tidak mau mengambil resiko atas kerusakan mesin pengolahan sampah lantaran memaksakan untuk mencacah sampah plastik lunak. Pasalnya sampah plastik seharusnya diproses dengan IPSD. (tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help