TribunJogja/
Home »

Jawa

Stok Blanko e-KTP di Kota Magelang Kosong Sejak November 2016

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, mengaku telah kehabisan blanko sejak November

Stok Blanko e-KTP di Kota Magelang Kosong Sejak November 2016
net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.CPOM, MAGELANG - Masalah kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) tampaknya masih dialami oleh sebagian penduduk Kota Magelang.

Bahkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, mengaku telah kehabisan blanko sejak November tahun lalu.

Disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Hartoko, bahwa dari total 128.927 penduduk, 101.078 diantaranya masuk kategori wajib KTP.

Namun, berdasarkan data yang dirilis pihaknya per 28 Februari silam, baru 98.520 jiwa saja yang sudah melakukan perekaman, sebagai syarat pembuatan E-KTP.

"Dalam artian, prosentase warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP ada 97,5 persen," katanya.

Dengan demikian, lanjut Hartoko, masih ada sekitar 2.558 penduduk Kota Magelang, atau kurang lebih 2,5 persen dari seluruh wajib KTP, yang sampai sekarang belum melakukan rekam data E-KTP.

Akan tetapi, hingga sejauh ini, pihaknya masih terus mengupayakan untuk memenuhi target 100 persen.

"Untuk itu, kami sudah mengupayakan beragam cara, salah satunya dengan gencar sosialisasi kepada warga, sampai tingkat RT dan RW. Nanti, bisa kita undang untuk melakukan perekaman, databasenya sudah ada," tukasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help