Home »

Jawa

Stok Blanko E-KTP di Kota Magelang Kosong Sejak November

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, mengaku telah kehabisan blanko sejak November tahun lalu.

Stok Blanko E-KTP di Kota Magelang Kosong Sejak November
TRIBUNJOGJA.COM/MUHAMMAD FATONI
Seorang warga tengah melakukan aktivasi e-KTP di kantor Disdukcapil. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Masalah kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) tampaknya masih dialami oleh sebagian penduduk Kota Magelang.

Bahkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, mengaku telah kehabisan blanko sejak November tahun lalu.

Disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Hartoko, bahwa dari total 128.927 penduduk, 101.078 diantaranya masuk kategori wajib KTP.

Namun, berdasarkan data yang dirilis pihaknya per 28 Februari silam, baru 98.520 jiwa saja yang sudah melakukan perekaman, sebagai syarat pembuatan E-KTP.

"Dalam artian, prosentase warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP ada 97,5 persen," katanya.

Dengan demikian, lanjut Hartoko, masih ada sekitar 2.558 penduduk Kota Magelang, atau kurang lebih 2,5 persen dari seluruh wajib KTP, yang sampai sekarang belum melakukan rekam data E-KTP.

Akan tetapi, hingga sejauh ini, pihaknya masih terus mengupayakan untuk memenuhi target 100 persen.

"Untuk itu, kami sudah mengupayakan beragam cara, salah satunya dengan gencar sosialisasi kepada warga, sampai tingkat RT dan RW. Nanti, bisa kita undang untuk melakukan perekaman, databasenya sudah ada," tukasnya.

Terkait ketersediaan blanko, Hartoko mengaku sangat kekurangan, karena kebutuhan yang terus meningkat.

Kebutuhan itu, menurutnya, dilandasi oleh permintaan masyarakat. Baik pemilik KTP pemula, atau usia 17 tahun, kemudian perubahan elemen data, serta perpindahan KTP lama ke E-KTP.

"Ketersediaan blanko kami sudah habis, sementara kebutuhan terus meningkat. Apalagi, ada juga yang minta ganti, karena masa berlaku E-KTP nya hanya sampai 2017 saja," ucapnya.

Hartoko memperkirakan, pada akhir bulan April mendatang, sekitar tujuh juta blanko E-KTP akan didiatribusikan oleh pusat ke seluruh kota-kabupaten di tanah air.

Namun, yang ia sayangkan, kemungkinan Kota Magelang hanya mendapat jatah sekitar 3000 keping saja. Jumlah itu, diyakininya masih sangat kurang.

"Untuk pemegang surat keterangan pengganti E-KTP saja saat ini ada sekitar 4600. Tentu akan kurang lagi," keluhnya. (*)

Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help