TribunJogja/

Normalisasi Sungai di Yogyakarta Akan Dilakukan Jika Sudah Pengaruhi Aliran Air

Persoalan sungai di Kota Yogyakarta hingga kini diakui masih terbilang cukup rumit

Normalisasi Sungai di Yogyakarta Akan Dilakukan Jika Sudah Pengaruhi Aliran Air
tribunjogja/arfiansyah panji
Suasana gelaran Mancing Code (Maco) Mania Jogja Istimewa bersama Tribun Jogja di Jetisharjo, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta, Minggu (06/11/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persoalan sungai di Kota Yogyakarta hingga kini masih cukup rumit.

Beberapa diantaranya, adalah terkait dengan pendangkalan, kondisi talut yang mulai rapuh hingga kurangnya kesadaran warga yang membuang sampah atau limbah ke sungai.

“Untuk pendangkalan sungai memang tidak selalu harus dilakukan pengerukan. Normalisasi baru akan dilakukan jika sudah mempengaruhi aliran air,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kawasan Permukiman dan Perumahan Kota Yogya, Agus Tri Haryono, Minggu (19/3/2017).

Pihaknya pun sudah melakukan normalisasi di Kali Code yang berada di wilayah Keparakan.

Pasalnya, pendangkalan tersebut sudah mengganggu aliran air sungai. Agus menyebut, proses normalisasi itu pun harus mendapat dukungan dari masyarakat karena untuk kepentingan bersama.

“Di sisi lain, pendangkalan justru dapat memperkuat pondasi talut. Maka, kami akan melihat dulu perlu tidaknya normalisasi,” ulasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogya, Suyana menjelaskan, kadar kualitas air sungai di tiga sungai yang mengaliri Kota Yogya, yakni, Code, Winongo, dan Gajah Wong, mengalami penurunan.

Hal ini lantaran adanya pencemaran limbah dar rumah tangga.

“Banyak limbah yang dialirkan ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu,” jelasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help