TribunJogja/
Home »

Jawa

Setelah 15 Tahun, Pria Penyandang Disabilitas Ini Akhirnya Punya SIM D

Ada sekitar 25 difabel lainnya yang juga tengah mengantre untuk mendapatkan SIM dari Sat Lantas Polres Klaten.

Setelah 15 Tahun, Pria Penyandang Disabilitas Ini Akhirnya Punya SIM D
tribunjogja/angga purnama
Penyandang disabilitas mengikuti ujian praktik SIM D di Mapolres Klaten, Kamis (16/3/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Wajah sumringah dan semangat menghiasi wajah Widodo (45), seorang penyandang disabilitas usai berfoto untuk Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya.

Pasalnya sudah 15 tahun lamanya ia mengendarai sepeda motornya tanpa menggunakan SIM.

Penyandang disabilitas asal Desa Bendungan, Kecamatan Cawas itu tidak sendiri.

Ada sekitar 25 difabel lainnya yang juga tengah mengantre untuk mendapatkan SIM dari Sat Lantas Polres Klaten, Kamis (16/3/2017) siang.

Sebagai difabel, SIM yang diberikan tidak sama seperti bagi pemohon kebanyakan. Melainkan SIM khusus difabel atau SIM D. Pemberian surat izin khusus ini lantaran sepeda motor yang digunakan pun khusus.

Diakui Widodo, selama 15 tahun mengendarai sepeda motor yang sudah dimodifikasi menjadi kendaraan bermotor roda tiga itu ia belum pernah sekali pun memiliki SIM D.

Selain kurang memahami, ia juga tidak mengetahui cara untuk mendapatkannya.

“Bisa ikut program SIM D ini juga setelah diajak oleh teman di komunitas difabel. Sebelumnya belum pernah urus sendiri,” ungkapnya.

Ia juga mengaku waswas selama berkendara sendiri lantaran tidak memiliki SIM D. Meskipun selama ini ia belum sekali pun terkena razia lalu lintas, namun perasaan bersalah berkendara tanpa SIM selalu ada.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help