TribunJogja/
Home »

Jawa

Pengguna SIM D Belum Merata

Layanan pengurusan SIM D relatif mudah. Bahkan biaya pengurusannya pun jauh lebih murah dibandingkan dengan SIM C.

Pengguna SIM D Belum Merata
Tribun Jogja/ Hendra Krisdianto
Ujian SIM untuk difabel 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Meski sudah dibuka sejak 2009 lalu, belum semua penyandang disabilitas di Klaten yang memanfaatkan layanan SIM D.

Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Rizky Widyo Pratomo mengatakan tidak mudah menyosialisasikan layanan tersebut kepada penyandang disabilitas secara langsung.

“Maka dari itu, kami mengutamakan sosialisasi melalui komunitas dan difabel yang sudah memiliki SIM D. Sehingga diharapkan bisa mengajak teman-temannya,” ujarnya, Kamis (16/3/2016).

Padahal, kata Rizky, layanan pengurusan SIM D relatif mudah. Bahkan biaya pengurusannya pun jauh lebih murah dibandingkan dengan SIM C sebesar Rp 100.000 untuk penerbitan baru, sedangkan SIM D hanya Rp 50.000.

“Selain itu, ada prioritas bagi pengendara difabel. Yang jelas kami mendorong untuk tertib berlalu lintas dengan memiliki SIM D sebagai kelengkapan berkendara,” paparnya.

Kendati demikian pihaknya menyambut baik keinginan pada penyandang disabilitas untuk mendapatkan SIM D. Ia menilai hal ini merupakan bentuk kesadaran dari pengendara sekaligus difabel untuk tertib berlalulintas.

“Setelah berkoordinasi, kami membuka layanan khusus bagi pemohon SIM D. Di antara dengan tersedianya layanan kir dokter yang berdekatan dengan loket pembayaran bank,” katanya.

Diakuinya selama ini layanan yang disediakan tidak ada pembeda antara penyandang disabilitas dan pemohon SIM lainnya.

Namun lantaran kebutuhan khusus dan dilakukan secara kolektif, layanan yang SIM D lebih didekatkan untuk kemudahan penyandang difabel.

“Intinya kami menyambut baik. Harapannya bisa mendorong penyandang disabilitas lainnya yang belum memiliki SIM D agar mengikuti. Bisa diurus sendiri maupun kolektif,” ungkapnya. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help