KPU Siap Adu Bukti dan Saksi di MK terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Tiga PPK

Pihaknya pun sudah menyiapkan sejumlah dokumen dan bukti untuk menghadapi permohonan terkait hasil Pilkada Kota Yogya.

KPU Siap Adu Bukti dan Saksi di MK terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Tiga PPK
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Ketua KPU, Wawan Budiyanto menemui massa pendukung pasangan calon nomor urut 1, Imam Priyono-Ahmad Fadli yang menuntut dua hal kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta dalam aksi damai, Senin (20/2/2017) siang ini. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta siap untuk bertarung dan meladeni di Mahkamah Konstitusi terkait dengan gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon nomor urut 1, Imam Priyono-Ahmad Fadli.

Mereka juga menegaskan sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang benar dan tidak ada pelanggaran kode etik.

“Kami sudah siap untuk adu bukti dan saksi. Kami siapkan bukti dan saksi sebaik-baiknya. Sejauh pengamatan kami, KPU Kota Yogya sudah bekerja secara profesional dan sesuai prosedur,” kata Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan saat jumpa pers di kantor KPU DIY, Kamis (16/3/2017).

Hamdan menyebut pihaknya sudah menugaskan anggota KPU dan komisioner divisi hukum sejak tanggal 14 Maret lalu untuk berada di Jakarta.

Mereka bertugas untuk untuk berkoordinasi dan asistensi (memberikan bantuan) pada KPU Kota Yogya.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama antar KPU DIY dan Kota. Serta kami juga mendapat arahan langsung dari KPU RI,” jelasnya.

Pihaknya pun sudah menyiapkan sejumlah dokumen dan bukti untuk menghadapi permohonan terkait hasil Pilkada Kota Yogya yang dilayangkan oleh paslon Imam Priyono-Ahmad Fadli. Sementara, dia menyebutkan, proses di MK masih panjang.

Disinggung adanya kemungkinan pemungutan suara ulang untuk Pilkada Kota Yogya, Hamdan pun enggan berkomentar.

Pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan karena proses persidangan yang masih cukup panjang.

“Kami tidak bisa memberikan kesimpulan dan mendahului putusan MK. Kami akan hormati proses persidangan,” kata Hamdan.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help