Hadapi Gugatan Paslon Imam-Fadhli, KPU DIY Siap Adu Bukti dan Saksi di MK

Mereka juga menegaskan sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang benar dan tidak ada pelanggaran kode etik.

Hadapi Gugatan Paslon Imam-Fadhli, KPU DIY Siap Adu Bukti dan Saksi di MK
net
sidang hakim_1706 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta siap untuk bertarung dan meladeni di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon nomor urut 1, Imam Priyono-Ahmad Fadli.

Mereka juga menegaskan sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang benar dan tidak ada pelanggaran kode etik.

“Kami sudah siap untuk adu bukti dan saksi. Kami siapkan bukti dan saksi sebaik-baiknya. Sejauh pengamatan kami, KPU Kota Yogya sudah bekerja secara profesional dan sesuai prosedur,” kata Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan saat jumpa pers di kantor KPU DIY, Kamis (16/3/2017).

Hamdan menyebut pihaknya sudah menugaskan anggota KPU dan komisioner divisi hukum sejak tanggal 14 Maret lalu untuk berada di Jakarta.

Mereka bertugas untuk untuk berkoordinasi dan asistensi (memberikan bantuan) pada KPU Kota Yogya.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama antar KPU DIY dan Kota. Serta kami juga mendapat arahan langsung dari KPU RI,” jelasnya.

Pihaknya pun sudah menyiapkan sejumlah dokumen dan bukti untuk menghadapi permohonan terkait hasil Pilkada Kota Yogya yang dilayangkan oleh paslon Imam Priyono-Ahmad Fadli.

Sementara, dia menyebutkan, proses di MK masih panjang.

Disinggung adanya kemungkinan pemungutan suara ulang untuk Pilkada Kota Yogya, Hamdan pun enggan berkomentar.

Pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan karena proses persidangan yang masih cukup panjang.

“Kami tidak bisa memberikan kesimpulan dan mendahului putusan MK. Kami akan hormati proses persidangan,” kata Hamdan. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help