TribunJogja/
Home »

Jawa

Tingkatkan Potensi Wilayah Pemcam Karanganom Bentuk Bumdes Bersama

Dengan keberadaan showroom tersebut diharapkan produk unggulan dari desa-desa yang ada di Karanganom semakin dikenal publik.

Tingkatkan Potensi Wilayah Pemcam Karanganom Bentuk Bumdes Bersama
Tribun Jogja/Pristiqa Ayun Wirastami
Beberapa produk kerajinan UMKM yang dipamerkan. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kecamatan Karanganom membentuk Bumdes Bersama untuk meningkatkan potensi di wilayahnya.

Tujuan utamanya membantu peningkatan nilai produk Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes) yang ada di Karanganom.

Camat Karanganom, Slamet Samudro mengatakan Bumdes Bersama tersebut memiliki fungsi utama sebagai showroom bagi Bumdes yang sudah berjalan di masing-masing desa.

Dengan keberadaan showroom tersebut diharapkan  produk unggulan dari desa-desa yang ada di Karanganom semakin dikenal publik.

“Meskipun sebenarnya masing-masing produk unggulan sudah memiliki pasar masing-masing, namun keberadaan Bumdes Bersama ini semakin menjembatani produk tersebut semakin dikenal oleh masyarakat. Khususnya di Karanganom sendiri,” katanya, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya persiapan fasilitas Bumdes Bersama sudah dilakukan. Pihaknya membangun gedung khusus Bumdes Bersama di kompleks Kantor Camat Karanganom.

“Lokasi ini dipilih agar mudah diakses oleh masyarakat. Baik pelaku Bumdes sendiri maupun masyarakat umum,” ungkapnya.

Bukan hanya showroom, bangunan tersebut juga berfungsi sebagai warung serba ada (waserda) yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk dari UMKM di Karanganom maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan Bumdes Bersama juga berfungsi sebagai layanan simpan pinjam bagi masyarakat.

Adapun modal yang digunakan sebesar Ro 3 miliar yang merupakan total aset eks-PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri yang pernah digulirkan dan kembangkan oleh masyarakat beberapa tahun lalu.

“Untuk pengelolaannya tentu melibatkan perwakilan dari Bumdes yang ada di Kecamatan Karanganom. Kami segera memanggil 19 kepala desa untuk penyusunan peraturan bersama tentang pengelolaan Bumdes. Peraturan tersebut mencakup manajemen Bumdes dan penyertaan modal dari desa,” paparnya. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help