TribunJogja/
Home »

Jawa

Magelang Targetkan Lima Rusunawa di Tahun 2021

Untuk memenuhi target lima rusunawa itu, Pemkot akan kembali mengajukan bantuan pembangunan pada Kementerian Pekerjaan Umum.

Magelang Targetkan Lima Rusunawa di Tahun 2021
tribunjogja/azka ramadhan
Rusunawa yang terletak di Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, kini telah siap ditempati. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dengan luas wilayah yang hanya sekitar 18 ribu meter persegi dan terdiri dari tiga kecamatan saja, Kota Magelang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi, yakni mencapai 120 ribu jiwa.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mencanangkan penambahan rumah susun sewa (rusunawa).

Seperti yang telah diketahui bersama, sejauh ini, sudah terdapat dua rusunawa di wilayah Kota Magelang, yang terletak di Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara dan Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.

Kedepannya, atau pada 2021 mendatang, ditargetkan bisa berdiri setidaknya tiga rusunawa baru.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Magelang, Deddy Eko Sumarwanto, untuk memenuhi target lima rusunawa itu, Pemkot akan kembali mengajukan bantuan pembangunan pada Kementerian Pekerjaan Umum.

Namun, sebelumnya, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh pihaknya.

"Memang, kami berupaya membangun rusunawa lagi. Tapi, kami harus melihat rencana lokasi pembangunannya dulu. Kalau luas tanahnya mencukupi, ya tidak masalah. Jadi, pada 2021 nanti, bisa terealisasi tambahan tiga rusunawa lagi, dengan kapasitas yang sama," katanya.

Deddy mejelaskan, rusunawa bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk.

Disamping itu, dengan semakin banyaknya rumah susun yang tersedia, tingkat kemiskinan di Kota Magelang juga dapat ditekan. Sebab, harga sewa yang harus ditanggung sangatlah murah.

"Di Kota Magelang ini masih banyak warga yang belum memiliki rumah, sehingga harus mengontrak dengan biaya yang relatif mahal. Sementara di rusunawa, sewanya sangat murah, rata-rata Rp 150.000 per bulan. Warga bisa lebih berhemat, dampaknya angka kemiskinan menurun," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help