TribunJogja/

Jenazah Tiga Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Glagah Akhirnya Ditemukan

Bocah malang itu tiba-tiba saja tenggelam dan rekan-rekannya yang melihat langsung berteriak minta tolong.

Jenazah Tiga Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Glagah Akhirnya Ditemukan
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Glagah Kulonprogo, Rabu (15/3/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Tiga orang wisatawan tenggelam di area muara Sungai Serang di kawasan Pantai Glagah, Rabu (15/3/2017). 

Ketiganya, Muhammad Mahfud (13), Sukristanto (21), dan Putra Kristanto ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar tengah hari ketika rombongan 19 siswa kelas 6 dan beberapa guru dari sekolah SD 2 Kaliwuluh, Kepil, Kabupaten Wonosobo, hendak pulang setelah seharian berwisata di Pantai Glagah.

Ketika itu, 15 siswa berenang di sekitar muara yang airnya terlihat landai, termasuk Mahfud.

Sedangkan Sukristanto yang merupakan guru tidak tetap (GTT) di sekolahan itu mendampingi para siswa sambil mengawasi aktivitas mereka.

“Kami seneng banget liburan lihat laut, air begitu banyak di sini. Setelah bermain di laguna, lalu berenang di muara. Awalnya Mahfud ngga mau ikut berenang tapi kami teriak-teriak manggil supaya dia ikut berenang. Mahfud akhirnya ikut berenang juga,” kata seorang rekan sekelas korban Afrizal.

Diduga, Mahfud tak menghiraukan peringatan gurunya supaya tidak berenang terlalu ke tengah. Bocah malang itu tiba-tiba saja tenggelam dan rekan-rekannya yang melihat langsung berteriak minta tolong.

Sukristanto yang mendengar teriakan anak didiknya itu langsung masuk ke dalam air dan berusaha menolong Mahfud.

Sayangnya, pusaran arus di dalam perairan muara cukup kuat sehingga membuatnya kepayahan berenang hingga tubuhnya timbul tenggelam dan berteriak meminta pertolongan.

“Mungkin saat itu guru kesulitan berenang sehingga akhirnya malah ikut tenggelam juga,” kata Kepala SD 2 Kaliwuluh, Asrowi.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help