Jalur Alternatif Sleman Gunungkidul Segera Dibangun

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pun tengah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur alternatif tersebut.

Jalur Alternatif Sleman Gunungkidul Segera Dibangun
Tribun Jogja/ Hari Susmayanti
Para pekerja sedang melakukan pengaspalan jalan. (ILUSTRASI) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Jalur jalan yang menghubungkan dua kabupaten yakni, kabupaten Sleman dan Gunungkidul bakal segera dibangun.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pun tengah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur alternatif tersebut.

Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Madyarina Mulayningsih, mengatakan, pihaknya tengah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang menyambungkan dua kabupaten tersebut.

Lahan yang dimaksud berada di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Tepatnya di jembatan Nguwot yang menghubungkan Nguwot dan Gading. "Kami tengah melakukan pembebasan lahan, di Nguwot," ujar Madyarina, Rabu (15/3/2017).

Lanjut Madyarina, ditargetkan pembebasan lahan dapat selesai tahun 2017 ini. Sementara anggaran yang dialokasikan untuk pembebasan lahan ini berjumlah sebesar Rp 1,68 Miliar.

“Kami alokasikan anggaran Rp1,68 miliar untuk pembebasan lahan, dan ditargetkan selesai tahun ini,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu kajian dari tim appraisal independen terkait besaran dana pasti untuk keperluan pembebasan lahan. Termasuk sosialisasi kepada warga terdampak.

Jalur alternatif yang dibangun merupakan jalan tembusan dari Bokoharjo, Prambanan, Sleman, melewati Jembatan Gembyong, Nglanggran, kemudian Ngalang, dan terakhir sampai di Gading, Playen, Gunungkidul.

Jika jalan sudah terbangun, selain dapat menambah akses dari dan menuju Gunungkidul, juga untuk memecah kepadatan lalu lintas di jalur utama Yogyakarta -Wonosari. Proyek pembangunan jalan bernilai kurang lebih Rp 44 Miliar tersebut berada pada wewenang Pemerintah Provinsi DIY.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunungkidul, Eddy Praptono, mengatakan, pembangunan jembatan Nguwot merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur alternatif Sleman dan Gunungkidul.

Pembangunan jalur tersebut bertujuan untuk memecah kepadatan arus lalulintas yang ada di jalur utama Yogyakarta Wonosari.

“Berkaitan dengan pembangunan jalur alternatif dengan wilayah Sleman, maka sekaligus dihubungkan,” kata Eddy. (*)

Penulis: rfk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help