10 Halte Portabel Ramah Difabel Akan Dibangun, Dishub Anggarkan Rp 110 Juta

Dishub Kota Yogyakarta juga akan berkoordinasi dengan penyandang disabilitas untuk memberikan masukan terkait lokasi pembangunan halte portable.

10 Halte Portabel Ramah Difabel Akan Dibangun, Dishub Anggarkan Rp 110 Juta
Tribun Jogja/Arfiansyah Panji Purnandaru
Bus Trans Jogja. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 10 halte portable akan ditambahkan untuk mendukung operasional rute baru Trans Jogja.

Halte portable baru itu ditargetkan sudah dibangun pada Juni mendatang dengan pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 110 juta.

Menariknya, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta juga akan berkoordinasi dengan penyandang disabilitas untuk memberikan masukan terkait lokasi pembangunan halte portabel.

Nantinya, halte portable yang berada di sejumlah titik itu akan mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

“Ini merupakan komitmen pemerintah untuk membangun halte portable yang ramah pada penyandang disabilitas. Kami juga berharap mendapat masukan mengenai lokasi yang dibutuhkan oleh mereka," jelas Kepala Bidang Pengendalian Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Yogya Sugeng Sanyoto, Selasa (14/3/2017).

Sugeng menjelaskan, Pemkot Yogya saat ini sudah memiliki 34 halte permanen dan 17 halte portabel.

Seluruhnya dipinjampakaikan ke Pemda DIY dan kelak akan dihibahkan. Pihaknya menargetkan pada Juni mendatang sepuluh halte portabel yang baru sudah terbangun.

“Hal ini guna menyambut operasionalisasi rute baru Trans Jogja yang diperkirakan mulai bulan depan atau April 2017,” tambah Sugeng.

Sementara, selain ramah pada difabel, desain halte bus Trans Jogja yang akan dibangun tahun ini tidak akan jauh berbeda dibanding desain halte portabel yang sudah ada, yaitu dilengkapi dengan tempat duduk dan peneduh.

Halte portabel tersebut dapat digunakan untuk naik atau turun penumpang.

“Penumpang yang naik bisa memanfaatkan kartu berlangganan atau e-money untuk membayar. Jika tidak memilikinya, maka bisa membayar tarif bus di halte berikutnya,” jelasnya.

Selain rencana pembangunan halte portable, pihak Dishub juga berencana untuk merevitalisasi tiga buah halte bus Trans Jogja yang berada di sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Revitalisasi ini, nantinya akan disesuaikan dengan konsep penataan Malioboro yang saat ini sedang dilakukan. Proses revitalisasi ini akan dilakukan oleh Pemda DIY menggunakan alokasi dana keistimewaan. (*)

Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved