Mata Air Tiba-tiba Muncul dari Bekas Cabutan Rumput di Gunungkidul, Airnya Dipercaya Punya Khasiat

Peristiwa penemuan mata air tersebut bermula saat Parno tengah mencari rumput di ladang miliknya

Mata Air Tiba-tiba Muncul dari Bekas Cabutan Rumput di Gunungkidul, Airnya Dipercaya Punya Khasiat
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Seorang warga tengah mengambil air dari mata air yang keluar di sebuah ladang milik Parno (70), warga Dusun Tunggul Timur, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Senin (13/3/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Warga Dusun Tunggul Timur, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul dikejutkan penemuan sumber mata air di lereng Gunung Tumpeng, di lahan tegalan milik seorang warga setempat.

Sumber mata air tersebut ditemukan di lahan tegalan milik, Parno Suwito (70), warga Dusun Tunggul Timur, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (11/3/2017) lalu.

Hingga Senin (13/3/2017) mata air tersebut, masih mengeluarkan air.

Peristiwa penemuan mata air tersebut bermula saat Parno tengah mencari rumput di ladang miliknya yang terletak di lereng Gunung Tumpeng.

Saat dirinya mencabut rumput, air menyembur dari lubang bekas cabutan.

Setelah ditelusur, diketahui mata air tersebut muncul dari balik bebatuan di pinggir ladang milik Parno.

Setelah menyingkirkan batu tersebut, tiga buah mata air serupa muncul di sekitar lokasi penemuan mata air pertama.

"Kami heran, dua minggu air menggenang di ladang, padahal sudah memasuki musim kemarau. Setelah ditelusur ternyata betul mata air," ujar Partini (30), anak dari Parno.

Berdasarkan pantauan, Senin (13/3/2017), mata air tersebut masih mengeluarkan air. Akibatnya, ladang milik warga tidak dapat ditanami karena terendam air.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help