Menapak Tilas Perjuangan Pangsar Jenderal Sudirman di Gunungkidul

Komunitas Indonesia Bisa dan Komunitas Djogkakarta 45 ikuti kegiatan Pemuda Melek Sejarah, di Monumen Jendral Sudirman.

Menapak Tilas Perjuangan Pangsar Jenderal Sudirman di Gunungkidul
tribunjogja/rendika ferri k
Peserta Pemuda Melek Sejarah berfoto bersama setelah melaksanakan kegiatan tapak tilas perjuangan Panglima Besar Jendral Sudirman di Monumen Jendral Sudirman di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Minggu (12/3/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Generasi muda sudah sepatutnya terus mengingat perjuangan para pahlawan dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan.

Namun juga meneladaninya dan melanjutkan perjuangan mereka dalam meneruskan kemerdekaan Indonesia.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Komunitas Indonesia Bisa dan Komunitas Djogkakarta 45 pada kegiatan Pemuda Melek Sejarah, di Monumen Jendral Sudirman, di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul,Minggu (12/3/2017).

Ketua Penyelenggara Pemuda Melek Sejarah, Wisnu Dwi Atmojo, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pendidikan sejarah kepada generasi muda, sehingga mereka dapat terus mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan

Monumen Jendral Sudirman dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Pemuda Melek Sejarah ini karena Sudirman dinilai sebagai sosok yang penting dalam perjuangan kemerdekaan di Indonesia, namun tak banyak generasi muda yang mengetahuinya.

"Kami bertujuan agar pemuda dapat lebih paham, atau setidaknya mengetahui, dan mengenang jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Dengan begitu, mereka dapat menghargai dan meneladani jasa-jasa para pahlawan kita," ujar Wisnu, Minggu (12/3/2017).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 peserta yang sebagian besar dari generas muda tampak bersemangat mendengarkan kisah-kisah sejarah dan menapak tilas perjuangan Jendral Sudirman di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul.

Monumen Jendral Sudirman menjulang setinggi kurang lebih 3 meter, terletak di kompleks objek wisata Goa Pindul, Bejiharjo, Karangmojo.

Peserta pun tetap bersemangat meski harus menaiki sebanyak 180 anak tangga untuk mencapainya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help