Home »

DIY

» Bantul

Dugaan Pungli Bayangi Raimuna Bantul, Peserta Lolos Seleksi Diminta Setor Rp 3 juta

Meski dipungut biaya, para orangtua siswa tidak diberikan penjelasan rinci, perihal penggunaan dana tersebut.

Dugaan Pungli Bayangi Raimuna Bantul, Peserta Lolos Seleksi Diminta Setor Rp 3 juta
Net
ILUSTRASI 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dugaan pungutan liar (pungli) ranah pendidikan di Bantul kembali terjadi.

Kini sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang lolos seleksi Raimuna Nasional XI tahun 2017 mengaku dipungut biaya Rp 3 juta per siswa.

Meski dipungut biaya, para orangtua siswa tidak diberikan penjelasan rinci, perihal penggunaan dana tersebut.

Padahal sebelum-sebelumnya tidak pernah ada pungutan bagi peserta yang ikut raimuna.

Salah seorang wali murid, Purwanti, warga Kecamatan Pajangan, Bantul bercerita jika belum lama ini putrinya berhasil lolos seleksi calon peserta raimuna nasional 2017.

Tapi menurut siswi salah satu SMK di Bantul ini ke Purwanti, pihak panitia meminta tiap peserta menyediakan dana Rp 3 juta per orang.

"Tapi rincian anggarannya tidak tahu, anak saya malah bilang kalau anggaran panitia ketlingsut (hilang)," ujarnya, Minggu (12/3/2017).

Tentu ditarik dana sebesar Rp 3 juta membuatnya kaget, dia pun mempertanyakan alokasi anggaran keikutsertaan para siswa-siswi di Bantul yang diikutkan raimuna.

Apalagi sebelumnya, salah satu anaknya pernah mengikuti ajang serupa tapi tidak dipungut biaya.

Lebih aneh lagi, ternyata pungutan tersebut sampai sekarang juga belum disertai surat resmi Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bantul.

Halaman
12
Penulis: usm
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help