Menikmati Nuansa Sarat Kekeluargaan dan Kehangatan di Pasthy

Berbagai macam Satwa yang dijual di Pasty juga terbilang unik, di antaranya reptil seperti Bunglon, Biawak dan Kadal Gurun

Menikmati Nuansa Sarat Kekeluargaan dan Kehangatan di Pasthy - pasty1_20170308_204854.jpg
Tribun Jogja/ Gilang Satmaka
Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy)
Menikmati Nuansa Sarat Kekeluargaan dan Kehangatan di Pasthy - pasty2_20170308_204936.jpg
Tribun Jogja/ Gilang Satmaka
Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy)
Menikmati Nuansa Sarat Kekeluargaan dan Kehangatan di Pasthy - pasty3_20170308_204931.jpg
Tribun Jogja/ Gilang Satmaka
Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy)
Menikmati Nuansa Sarat Kekeluargaan dan Kehangatan di Pasthy - pasty4_20170308_204852.jpg
Tribun Jogja/ Gilang Satmaka
Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy)

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) merupakan satu pasar terbesar di Yogyakarta yang menjadi sentra jual-beli binatang maupun tanaman.

Terletak di daerah Jalan Bantul KM 1 Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, Pasty menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal bahkan mancanegara.

"Kebanyakan turis mancanegara yang datang kesini, hanya sekadar untuk mencari obyek foto," ujar Toyo, seorang pedagang unggas di Pasthy.

Kekhasan pasar hewan yang menjual beraneka ragam satwa itulah yang menjadi daya tarik turis-turis mancanegara.

Menurut Toyo, kadang-kadang turis yang datang juga hanya membeli sebuah kurungan (kandang) burung, tanpa isinya.

"Mereka tertarik dengan seni ukir kayu pada kurungan-kurungan burung itu, kadang mereka juga ingin melihat proses pembuatannya," imbuhnya.

Berbagai macam Satwa yang dijual di Pasty juga terbilang unik, di antaranya reptil seperti Bunglon, Biawak dan Kadal Gurun.

Hewan-hewan tersebut juga menjadi daya tarik bagi para pengunjung untuk menyaksikan keunikan bentuknya.

Suara riuh kicauan burung yang merdu, menjadikan suasana pasar hewan tersebut nyaman di hati.

Para pedagang di sudut-sudut kios yang saling bercengkrama dengan pembeli, serta saling bertegur sapa, memberi nuansa bersahabat pasar tersebut.

Halaman
12
Penulis: gsk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help