Tabrakan Libatkan Tiga Mobil, Satu Tewas

Kecelakaan ini melibatkan tiga buah mobil dan satu di antaranya terguling ke jurang jalan sedalam lima meter.

Tabrakan Libatkan Tiga Mobil, Satu Tewas
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi grafis 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas di ruas jalan Wates-Yogyakarta KM 16, Pongangan, Sentolo, Selasa (7/3/2017) dinihari.

Kecelakaan ini melibatkan tiga buah mobil dan satu di antaranya terguling ke jurang jalan sedalam lima meter.

Kejadian bermula ketika Kijang Innova bernomor polisi AB 1585 HH yang dikemudikan Herman Pratmaka (48), warga Sleman meluncur dari arah Purworejo.

Saat tiba di wilayah Pongangan dengan jalan menikung dan miring itu, mobilnya melanggar marka jalan dan masuk ke lajur sebelah kanan.

Sementara, dari arah berlawanan melaju pula mobil boks AB 8480 BU yang dikemudikan Kukuh Yudhistiya (32), warga Sleman. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tubrukan keras dua kendaraan itu pun tak bisa dihindari.

“Innova menikung melebihi marka tidak terputus yang ada di jalan tersebut. Lalu disambar mobil dari arah berlawanan,” jelas Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Imam Bukhori.

Tak berselang lama, karena berada di tengah bidang jalan, mobil boks ditubruk dari arah belakang oleh Isuzu Panther AB1302 FB yang dikemudikan Arif Munawar, warga Bantul.

Mobil boks tersebut langsung terguling ke jurang tepi jalan dalam posisi terbalik.

Akibat kejadian ini, satu penumpang Innova, Paikem (86) tewas akibat benturan yang menyebabkan luka di kepalanya.

Saat kejadian, korban yang juga ibu dari pengemudi Innova itu duduk di belakang kursi sopir lalu terlempar ke depan setelah terjadi tabrakan.

Tiga penumpang lainnya maupun pengemudi mobik boks dan Panther mengalami luka ringan dan dilarikan ke RSUD Wates untuk perawatan intensif.

Polisi hingga saat ini masih melakukan penyidikan atas kejadian tersebut. Dugaan sementara kejadian ini akibat kelalaian pengemudi Innova yang menikung hingga melanggar marka jalan.

“Sementara ini kami belum bisa menyimpulkan apakah pengemudi ini mengantuk atau tidak. Yang jelas dia melanggar marka sehingga terjadi tabrakan. Sopir masih belum bisa dimintai keterangan karena masih di rumah sakit,” kata Imam. (*)

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help