Home »

DIY

» Bantul

Nelayan Pantai Depok Tetap Melaut

Mereka tetap melaut lantaran tidak menerima laporan adanya ancaman gelombang tinggi, sementara beberapa hari ini ketinggian gelombang laut stabil.

Nelayan Pantai Depok Tetap Melaut
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Pantai Depok. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah nelayan Pantai Depok, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul tetap melaut seperti sebelum-sebelumnya.

Mereka tetap melaut lantaran tidak menerima laporan adanya ancaman gelombang tinggi, sementara beberapa hari ini ketinggian gelombang laut juga masih stabil seperti hari-hari biasanya.

Seorang nelayan Pantai Depok, Misto menyebut jika saat ini kondisi gelombang di Pantai Sleman terutama di Pantai Depok masih stabil, belum ada kenaikan gelombang signifikan.

Sebab itu, banyak nelayan yang masih tetap beraktivitas seperti biasanya.

"Tadi pagi saya tetap melaut, ini baru selesai dan pulang ke rumah," ujarnya, Senin (6/3/2017).

Menurut dia, memang selama ini siklus gelombang tinggi berulang-ulang, namun ketinggian tidak terlalu membahayakan.

Dia justru menilai bulan-bulan ini bukan waktunya gelombang tinggi datang, lantaran gelombang tinggi biasanya datang sekitar pertengahan tahun.

"Kalau sekarang gelombang laut masih stabil, tingginya sekitar satu sampai dua meter," ungkapnya.

Misto pun mengaku tak khawatir, lantaran para nelayan juga sudah paham dengan kondisi cuaca di laut selatan lewat ilmu niten.

Jika memang gelombang tinggi datang, para nelayan tidak akan melaut. Tapi jika gelombang masih dinilai aman, mereka akan tetap melaut seperti hari-hari biasa.

"Sekarang kalau gelombang tinggi enggak, tapi hasil laut yang menurun iya," sebutnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto menambahkan jika memang beberapa hari ini di laut selatan muncul gelombang kemarau.

Namun menurut dia hal itu sudah biasa dihadapi para nelayan, dan para nelayan sendiri juga memiliki ilmu niten yang jadi pedoman melaut.

"Tapi kami tetap mengimbau, agar para nelayan tetap hati-hati," tutupnya. (*)

Penulis: usm
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help