Gelombang Dinilai Masih Normal, Nelayan Kulonprogo Tetap Nekat Melaut

Nelayan di pesisir Kulonprogo saat ini justru sedang dianugerahi gelombang landai yang cocok untuk melaut.

Gelombang Dinilai Masih Normal, Nelayan Kulonprogo Tetap Nekat Melaut
tribunjogja/rendika ferri
Nelayan Pantai Drini menambatkan kapal di sepanjang bibir pantai Drini, Gunungkidul. Mahalnya harga bahan bakar, dan hasil laut yang sedikit membuat nelayan enggan melaut, Jumat (16/9/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Siklon tropis Blance tengah berkecamuk di perairan barat Darwin, Australia dan memicu terjadinya gelombang tinggi di perairan Indonesia.

Namun begitu, nelayan di pesisir Kulonprogo saat ini justru sedang dianugerahi gelombang landai yang cocok untuk melaut.

Ketua kelompok nelayan Ngudi Rejeki Karangwuni, Wates, Winarto mengaku tidak tahu menahu adanya putaran angin sikon tersebut. Ia justri mengatakan dua hari ini cuaca dan kondisi  laut selatan  sedang bagus-bagusnya.

Tinggi gelombang terbilang normal cenderung landai  dengan ombak yang minim sehingga nelayan dengan leluasa bisa mengarahkan kapalnya masuk ke laut lepas untuk mencari ikan.

“Ombaknya hampir ngga ada, landai saja. Ibaratnya jalan, sekarang lagi muncul tol di laut karena gelombangnya normal dan bagus buat melaut. Kemarin ada yang bisa bawa pulang tangkapan sampai satu kuintal,” kata Winarto, Senin (6/3/2017).

Namun begitu, pihaknya tetap berusaha niteni kondisi cuaca dan gelombang laut. Terutama untuk menghindari terjebak badai di tengah laut maupun perahu terbalik saat menerjang gelmbang laut di pinggiran pantai saat hendak berangkat. Jika kondisi cuaca berubah, biasanya gelombang juga akan meninggi.

Hanya saja, perubahan cuaca dan gelombang kadang tidak bisa diprediksi. Cuaca cerah bisa saja berubah menjadi hujan deras dan kondisi di luat akan cepat berubah pula.

“Selama ada celah gelombang untuk masuk, ya nelayan akan tetap melaut. Kalau tidak bisa masuk, nelayan ya benerin jaring,” katanya. (*)

Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help