Profesi Kelautan Masih Terbilang Sebagai Profesi Bergengsi

Pembuatan pelabuhan baru untuk kondisi Indonesia yang memiliki ribuan pulau, bisa mengangkat perekonomian rakyat.

Profesi Kelautan Masih Terbilang Sebagai Profesi Bergengsi
Tribun Jogja/ Tris Jumali
Wegig Pratama, Direktur Akademi Maritim Yogyakarta menyempatkan waktunya untuk berfoto setelah wawancara, Yogyakarta, Jumat (03/03/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tris Jumali

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gagasan untuk mewujudkan konektivitas  antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim disambut baik oleh Dr Wegig Pratama, Direktur Akademi Maritim Yogyakarta.

Menurutnya, pembuatan pelabuhan baru untuk  kondisi Indonesia yang memiliki ribuan pulau, bisa mengangkat perekonomian rakyat. 

Barang dan penumpang bisa  diangkut  keluar dan kedalam,  sehingga bisnis bisa berjalan .

Untuk mengoperasikan berjalannya sebuah pelabuhan, kebutuhan  pengaplikasian teknologi dan  sumber daya manusia yang terampil mutlak diperlukan, mulai dari administrasi hingga teknisi di kapal. 

"Ada 32 pelabuhan baru akan dibangun. Artinya, kebutuhan tenaga kerja untuk pelabuhan dan sumber daya manusia kelautan akan tambah tinggi," kata Wegig, Jumat (3/3/2017).

Di sini peran Akademi Maritim  Yogyakarta (AMY), membantu mahasiswa menjadi tenaga kelautan yang profesional. 

Sebagai kampus yang telah meraih akreditasi Institusi B, AMY memiliki laboratorium yang modern dan selalu  mengikuti perkembangan teknologi kelautan sekarang ini.

“Untuk mendapatkan pengakuan standar internasional, kami telah memenuhi kurikulum  yang di dalamnya termasuk kelengkapan  alat laboratorium yang alatnya  harus sama dengan apa yang ada di kapal,” jelasnya.

Selain peralatan, penerapan standar telah dimulai sejak penerimaan mahasiswa baru. Jumlah  peminat masuk sebagai mahasisw a AMY, cukup besar.

”Sudah 2 tahun ini, pendaftar  kami mencapai 500, namun kami  hanya menerima 275 saja,” lanjutnya.

Ketika ditanya tentang rencana perkembangan  AMY kedepan , Wegig menjelaskan bahwa AMY saat ini sedang dipacu untuk masuk dalam World Class University.

Secara perlahan, AMY harus selalu mampu mengikuti perkembangan teknologi kemaritiman terkini, menyelaraskan  kemampuan dosen dengan teknologi dan karya ilmiah serta membangun relasi strategi dengan user.

Untuk generasi muda, Wegig mengharapkan bahwa generasi  muda  semakin melek tentang kemaritiman. (*)

Penulis: trs
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help