TribunJogja/

Tribun Jogja Edisi Besok

Buruh Berserikatlah!

Ketakutan, ketidaktahuan, hingga intervensi perusahaan tempat buruh bekerja menjadi salah satu faktor belum banyaknya SP dan SB di wilayah ini.

Buruh Berserikatlah!
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Ilustrasi: Ratusan buruh yang tergabung dalam KSPN Kabupaten Magelang terlibat aksi saling dorong dengan petugas polisi yang berjaga di halaman kantor Pemkab Magelang, Rabu (21/10/2015). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keberadaan serikat pekerja (SP) atau serikat buruh (SB) di sejumlah perusahaan yang ada di Kota Yogyakarta hingga kini belum sebanding dengan banyaknya perusahaan yang ada.

Ketakutan, ketidaktahuan, hingga intervensi perusahaan tempat buruh bekerja menjadi salah satu faktor belum banyaknya SP dan SB di wilayah ini.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja, UMKM, dan Koperasi Kota Yogya, hingga kini tercatat ada 196 SP dari sekitar 1.400 perusahaan yang ada.

Namun, dari jumlah tersebut baru ada 49 SP yang melaporkan kembali setelah diverifikasi oleh dinas setempat. Ratusan SP lain hingga kini belum mengembalikan syarat verifikasi tersebut.

Sekretaris Jendral (Sekjend) Aliansi Buruh Yogyakarta, Kirnadi mengatakan, keberadaan SP dan SB di Yogyakarta memang masih sangat sedikit jumlahnya.

Beberapa faktor penyebab masih minimnya SP dan SB ini dipengaruhi beberapa faktor.

Selengkapnya simak halaman 13 Tribun Jogja edisi Jumat (3/3/2017). (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help