TribunJogja/

Tribun Jogja Edisi Besok

Warga Terdampak Bandara Belum Punya Hunian Pengganti

Proses pengurukan lahan relokasi bagi warga terdampak pembangunan bandara baru di Temon baru mencapai 40 persen.

Warga Terdampak Bandara Belum Punya Hunian Pengganti
tribunjogja/singgih wahyu
Sejumlah pekerja tengah melakukan pemasangan pagar pembatas lahan bandara di Jangkaran, Temon, Senin (30/1/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Proses pengurukan lahan relokasi bagi warga terdampak pembangunan bandara baru di Temon baru mencapai 40 persen.

Dimungkinkan pekerjaan keseluruhan baru bisa diselesaikan pada Mei mendatang.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Zahram Azzurawan mengatakan, target pengurukan dilaksanakan dalam 120 hari kalender.

Namun, pekerjaan efektif dilaksanakan hanya dalam 90 hari kalender.

Sebulan sisanya, menurutnya, dialokasikan untuk perbaikan jalan rusak setelah dilalui armada truk pengangkut tanah uruk.

"Jika kontrak mulai 3 Februari, berarti harus selesai 3 Mei mendatang," kata Zahram, Selasa (28/2/2017).

Sebab itu, Zahram mengatakan pengosongan lahan bandara oleh warga terdampak belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, warga belum memiliki hunian pengganti sebelum relokasinya jadi.

Selengkapnya simak di Halaman Region Tribun Jogja edisi Selasa (1/3/2017). (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help