TribunJogja/

Atlet Jangan Minum Obat Sembarangan!

Sayang, prestasi gemilang yang diraih kontingen DIY tersebut ternoda oleh kasus doping yang menimpa seorang atlet binaraga.

Atlet Jangan Minum Obat Sembarangan!
Net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti dan Susilo Wahid Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 lalu, kontingen DIY berhasil meraih prestasi yang sangat membanggakan.

Dari seluruh ajang PON yang sudah diikuti, prestasi pada PON 2016 lalu merupakan yang terbaik, karena berhasil menembus 10 besar, dengan raihan 16 medali emas, 15 medali perak dan 25 perunggu.

Sayang, prestasi gemilang yang diraih kontingen DIY tersebut ternoda oleh kasus doping yang menimpa seorang atlet binaraga.

Peraih medali perak di kelas 65-70 kilogram tersebut terbukti mengonsumsi obat yang mengandung Clenbuterol mesterelone dan metanalone prostanololone. Kedua zat tersebut berfungsi menambah kekuatan dan kepadatan masa otot.

Atlet tersebut mengaku mendapatkan obat yang mengandung doping tersebut secara pribadi. Dia membelinya secara online dan mengonsumsinya sebelum tampil di ajang PON.

Kasus doping tersebut pun sudah ditindaklanjuti oleh PB PON. Ia bersama beberapa atlet lainnya yang terindikasi menggunakan doping telah menjalani sidang yang digelar Dewan Disiplin Antipoping.

Saat ini, yang bersangkutan tengah menunggu keputusan Dewan Disiplin Antidoping.

Selengkapnya, simak di edisi cetak Tribun Jogja, Selasa (28/2/2017). (*)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help