TribunJogja/

Pilkada Yogyakarta

Sempat Bersitegang di Rapat Pleno, Kubu Haryadi dan Imam Akhirnya Saling Jabat Tangan

Hal tersebut berkait dengan tahapan akhir proses rekapitulasi suara hasil pemilihan wali kota Yogyakarta.

Sempat Bersitegang di Rapat Pleno, Kubu Haryadi dan Imam Akhirnya Saling Jabat Tangan
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Proses pembukaan surat suara tak sah secara sampling dari 11 kotak suara dari 11 TPS di Muja Muju, Kepala Umbulharjo, Jumat (24/2/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinamika politik di Yogyakarta selama tiga hari terakhir, yaitu sejak Rabu (22/2) hingga Jumat (24/2/2017) memanas.

Hal tersebut berkait dengan tahapan akhir proses rekapitulasi suara hasil pemilihan wali kota Yogyakarta.

Ketegangan semakin memanas pada Jumat (24/2) saat jadwal rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kota Yogyakarta.

Namun di hari yang sama pula, di akhir proses rekapitulasi tersebut, kedua tim saksi dari kedua pasangan yang bertanding saling berjabat tangan.

Mereka juga saling bergandengan tangan bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat.

Jabat tangan ini dilakukan sesaat sebelum tim saksi paslon nomor urut 1 yang dikomandani oleh Antonius Fokki Ardiyanto dan Danang Rudyatmoko memilih meninggalkan tempat sebelum hasil rekapitulasi di 14 kecamatan selesai dan kemudian ditetapkan.

Selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Jogja edisi Sabtu (25/2/2017). (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help