Percepatan Penanganan Bencana, Rehab-Rekons Dilakukan Saat Tanggap Darurat

Ketika terjadi bencana alam, keluarga yang sudah diidentifikasi sebagai korban, segera dibuatkan surat keputusan dari bupati.

Percepatan Penanganan Bencana, Rehab-Rekons Dilakukan Saat Tanggap Darurat
Dok. Relawan Magelang
Bencana longsor. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekons) bisa dilakukan pada saat kondisi tanggap darurat. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan bencana alam.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan, siklus penanggulangan bencana harus beradaptasi dengan konteks bencana yang terjadi.

"Sesuai arahan Presiden untuk penanganan yang cepat, BNPB memutuskan untuk melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di tengah masa tanggap darurat," ujarnya ketika memberikan pengarahan dalam rapat kerja nasional (rakernas) BNPB, di Sahid Jaya Hotel, Kamis (23/2/2017).

Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut, di mana ribuan perwakilan BPBD seluruh Indonesia berkumpul, dibutuhkan paradigma baru dalam penanggulangan bencana.

"Dulu pada masa tanggap bencana hanya berkonsentrasi untuk menyelamatkan jiwa dan menangani warga terdampak. Tetapi saat juga dilakukan rehab-rekons seperti verifikasi rumah dan proses damage and loss assessment," tutur Willem.

Ketika terjadi bencana alam, lanjutnya, keluarga yang sudah diidentifikasi sebagai korban, segera dibuatkan surat keputusan dari bupati.

Surat tersebut digunakan untuk proses pencairan anggaran untuk pemulihan dapat secara cepat dilakukan.

"Dengan kebijakan itu, pemulihan bisa berlangsung cepat," urainya.

Willem mengatakan bahwa saat ini di Indonesia sudah terdapat 505 BPBD di Indonesia, yang terdiri 34 BPBD provinsi, 388 BPBD kabupaten dan 83 BPBD kota.

"Masih ada sekitar 43 kota/kabupaten yang belum membentuk BPBD," pungkasnya. (*)

Penulis: kur
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved