TribunJogja/

Pilkada Yogyakarta

Timses Paslon 2 Sayangkan Pemaksaan Buka Kotak Suara

im pemenangan pasangan calon nomor urut 2, Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi menyayangkan adanya tindakan “pemaksaan” pada pembukaan kotak suara

Timses Paslon 2 Sayangkan Pemaksaan Buka Kotak Suara
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Tim sukses paslon nomor urut 2 menggelar jumpa pers terkait hasil Pilkada di posko pemenangan Omah Putih, Kamis (17/2/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2, Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi menyayangkan adanya tindakan “pemaksaan” pada pembukaan kotak suara di beberapa PPK saat rekapitulasi hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta.

Pembukaan kotak suara itu tidak dilandasi dengan dasar yang kuat.

Ketua SC tim pemenangan HS-HP, Muhammad Sofyan menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan adanya upaya-upaya “pemaksaan” kehendak untuk membuka kotak suara di 10 PPK yang sedang melaksanakan rekapitulasi.

Dia menyebut, tiga PPK yang terpaksa harus membuka kotak suara ini berada di Umbulharjo, Ngampilan, dan Kotagede.

“Kami menyayangkan ada pembukaan kotak suara di tiga PPK tanpa dilandasi dengan dasar yang kuat. Padahal, tidak ditemukan di satu TPS manapun yang saksinya menyatakan keberatan,” ujar Sofyan dalam jumpa pers di posko pemenangan Omah Putih, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, sejak awal pihaknya membekali para saksi dan relawan untuk menolak adanya pembukaan kotak suara.

Hal ini karena tidak ada dasar yang kuat untuk membuka kotak suara, semisal hasil dari rekap C1 berbeda dengan plano milik KPU.

“Kalau ada perbedaan data, maka bisa saja ada pembukaan. Nah, ini khan tidak ada dasar yang kuat,” katanya.

Dia menambahkan, dalam rekapitulasi di 10 PPK terbukti tidak ada pergeseran suara.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help