Tahun Ini, Seluruh SMP di Kabupaten Magelang Terapkan UNBK

159 sekolah di antaranya, terpaksa menginduk di SMA/SMK, demi mengikuti ujian berbasis semi online itu.

Tahun Ini, Seluruh SMP di Kabupaten Magelang Terapkan UNBK
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Suasana ujian nasional (UN) online di salah satu sekolah di Yogyakarta, Senin (13/4/2015) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat di Kabupaten Magelang dipastikan bakal melangsungkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai tahun ini.

Namun, sejauh ini, ada kesan bahwa kebijakan tersebut setengah dipaksakan.

Bagaimana tidak, dari total 210 sekolah yang nantinya bakal menggelar UNBK, sebagian besar, atau 159 sekolah di antaranya, terpaksa menginduk di SMA/SMK, demi mengikuti ujian berbasis semi online itu.

Dalam artian, para siswa dipastikan tidak mengerjakan ujian di sekolahnya sendiri.

Disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Haryono, melalui Kasi Kurikulum Pengendalian Mutu SMP, Priyana, bahwa di Kabupetan Magelang, terdapat 16.838 siswa yang akan mengikuti UNBK.

Jumlah tersebut berasal dari seluruh SMP atau sederajat, baik negeri, maupun swasta.

"Sejumlah persiapan telah kami lakukan, termasuk memetakan sekolah mana saja yang bisa menggelar UNBK secara mandiri, atau harus menginduk di sekolah lain," cetusnya.

Priyana menjelaskan, kategori mandiri disandang oleh sekolah-sekolah yang secara kualitas dan kuantitas, sudah mampu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, sebagai penyelenggara UNBK.  

Namun, tak dapat dipungkiri, hingga kini, masih minim sekolah di Kabupaten Magelang yang masuk dalam kategori tersebut.

"Di Kabupaten Magelang, dari total 210 sekolah, baru 51 yang siap menggelar UNBK secara mandiri. Rinciannya, 29 sekolah negeri dan 22 sekolah swasta. Karenanya, di luar itu, masih harus menginduk di sekolah lain," jelasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help