TribunJogja/

Pilkada Yogyakarta

REALTIME NEWS: Tim Paslon Nomor 1 Duga Ada Penyelenggara Pemilu Tak Netral

Tim pemenangan pasangan calon (paslon) wali kota nomor urut 1, Imam Priyono-Ahmad Fadli menilai adanya keberpihakan KPU pada salah satu paslon.

REALTIME NEWS: Tim Paslon Nomor 1 Duga Ada Penyelenggara Pemilu Tak Netral
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Tim pemenangan paslon nomor urut 1, Danang Rudyatmoko menggelar konferensi pers terkait dengan hasil Pilkada Kota Yogya, Kamis (17/2/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Tim pemenangan pasangan calon (paslon) wali kota nomor urut 1, Imam Priyono-Ahmad Fadli menilai adanya keberpihakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada salah satu paslon.

Hal ini lantaran paslon nomor urut 1 ini mempertanyakan larangan pembukaan kotak suara pada saat rekapitulasi hasil Pilkada di beberapa Panitia Pemilih Kecamatan (PPK).

"Kami berupaya untuk membuka dugaan kecurangan yang ada. Salah satunya dari sampling, ada surat suara yang sebenarnya sah tapi dianggap tidak sah," ujar Ketua Tim Pemenangan Paslon IP-AF, Danang Rudyatmoko dalam jumpa pers di DPC PDI Perjuangan Kota Yogya, Jumat (17/2/2017).

Danang menilai penghalang-halangan untuk membuka kotak suara lantaran adanya perbedaan data ini menimbulkan tanda tanya.

Bahkan, dia menyebut ada dugaan kecurangan yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis.

"Kami mendorong KPU bisa membuka lubang yang tertutup. Kami juga percaya masyarakat di Yogyakarta sudah cerdas dan paham demokrasi," ujarnya.

Pihaknya pun akan memperjuangkan adanya dugaan kecurangan ini agar bisa dibuktikan.

Selain itu, pihaknya juga terus mengingatkan agar para pendukung dan pemilih paslon nomor urut 1 tetap tenang dan menjaga Yogya berhati nyaman.

"Kami akan terus berjuang dan kami minta siapapun yang menjatuhkan pilihan pada paslon nomor urut 1 untuk tetap tenang dan jaga kenyamanan," paparnya.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help