TribunJogja/

Plt Bupati Klaten Minta Lelang Perbaikan Jalan Rusak Dipercepat

Rencananya terdapat 45 ruas jalan yang ditingkatkan pada tahun ini. Sepanjang 15 kilometer ditingkatkan menjadi jalan beton.

Plt Bupati Klaten Minta Lelang Perbaikan Jalan Rusak Dipercepat
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Warga melintas di jalan milik kabupaten yang rusak di Desa Ngabeyan, Polanharjo. Perbaikan jalan milik kabupaten masih menunggu lelang, total terdapat 336 kilometer ruas jalan yang rusak 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Plt Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta proses lelang proyek peningkatan jalan segera dilaksanakan.

Pasalnya banyak keluhan yang masuk dari masyarakat terkait jalan rusak.

“Untuk pengaduan kerusakan jalan yang masuk, langsung saya teruskan kepada DPU PR agar segera menindaklanjuti. Termasuk memantau kondisi kerusakan jalan yang dilaporkan,” ungkapnya, Jumat (17/2/2017).

Rencananya terdapat 45 ruas jalan yang ditingkatkan pada tahun ini. Sepanjang 15 kilometer ditingkatkan menjadi jalan beton.

“Setiap aduan masyarakat yang masuk harus segera direspon. Termasuk laporan jalan rusak, kami minta segera ditindaklanjuti, jika memungkinkan dikerjakan dalam waktu dekat segera laksanakan,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten periode 2016-2021 itu.

Kasi Evaluasi Dan Perencanaan Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Klaten, Satya Wijaya total terdapat 60 kilometer ruas jalan yang diperbaiki tahun ini, namun pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

Pihaknya pun saat ini masih melakukan survei terhadap kondisi jalan yang akan diperbaiki.

“Kebutuhan perbaikan menyesuaikan beban lalu lintas, karena di setiap ruas jalan berbeda. Ada yang butuh peningkatan struktur dengan beton, ada pula yang aspal,” ujarnya menjelaskan

Data dari DPU PR Klaten total panjang ruas jalan milik Kabupaten Klaten sepanjang 769,63 kilometer. Adapun panjang jalan yang rusak mencapai 336,71 kilometer atau 43,75 persen dari keseluruhan ruas.

Dari jumlah tersebut, 10,69 persennya rusak parah atau sepanjang 82,173 kilometer, kerusakan sedang berupa mencapai 24,81 persen atau 190,94 kilometer, sedangkan jalan rusak ringan mencapai 8,25 persen atau 63,494 kilometer. (*)

Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help