TribunJogja/

Teruntuk Petani di Kendeng Sana

Ada kabar beredar melalui jejaring internet jika tenda perjuangan masyarakat penolak pabrik semen di Pegunungan Kendeng dibongkar

Teruntuk Petani di Kendeng Sana
tribunnews
ilustrasi 

SEMALAM, Jumat (10/2/2017), ada kabar beredar melalui jejaring internet jika tenda perjuangan masyarakat penolak pabrik semen di Pegunungan Kendeng dibongkar, setelah sebelumnya sejumlah warga dan ibu-ibu yang berjaga di dalamnya diminta keluar.

Dari situs omahkendeng.org disebutkan pula jika tenda warga propabrik semen dibongkar.

Saya berusaha mengontak teman-teman, juga kawan jurnalis yang ada di sana, untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

Termasuk Joko Prianto dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng. Tapi sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi.

Oke, terlepas dari apa yang terjadi di lapangan sebenarnya, tulisan ini bukan produk jurnalistik yang harus memverikasi semua yang terjadi.

Saya, pada esai ini, menempatkan diri pada sudut pandang membela--meski dari jauh--warga penolak pabrik semen. Sekali lagi, ini adalah esai yang benar-benar subjektif.

Begini, Mahkamah Agung telah memenangkan Peninjauan Kembali warga dengan Keputusan No.99/PK/TUN/2016 tentang perintah pencabutan izin lingkungan penambangan semen di Rembang.

Dari kajian hukum kita semua tahu apa yang sudah dan seharusnya terjadi.

Tapi, misalnya memang benar terjadi ada pembongkaran paksa tenda-tenda warga penolak pabrik semen, maka itu adalah seburuk-buruknya agitasi.

Apa yang harus ditakuti dari petani-petani tersebut?

Halaman
12
Penulis: hdy
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help