Tribun Jogja Edisi Besok

Pegawai Honorer Kelimpungan, Gaji Bulan Januari Belum Dibayarkan

Walau jumlahnya tidak sebanyak gaji yang biasa ia terima, tak apa baginya asal bisa mempunyai pegangan hidup.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hariyanto harus bersabar. Sebagai tenaga honorer dengan upah kerja yang pas dengan Upah Minimum Kerja (UMK) Provinsi DIY, ditunda pencairannya selama satu bulan. Memasuki bulan kedua tahun 2017, kepastian gaji turun belum diketahui pria yang bekerja di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Yogyakarta.

"Saya tahunya dari Dinas Pendidikan ditunda dan tidak tahu alasannya, ya bingung juga karena sudah satu bulan tidak memegang gaji atau uang, padahal kan harus menghidupi keluarga," ujar Hariyanto pada Rabu (8/2/2017).

Untungnya, tempat Hariyanto bekerja memberikan talangan gajinya selama satu bulan yang tertunda.

Walau jumlahnya tidak sebanyak gaji yang biasa ia terima, tak apa baginya asal bisa mempunyai pegangan hidup.

"Kalau biasanya itu sebesar Rp 1,4juta ditambah tunjangan, tapi ditalangi dulu dari pihak sekolah sebesar Rp1,3 juta saja," tuturnya.

Sebagaimana Hariyanto, ribuan tenaga honorer lainnya kini kelimpungan.

Pada bulan Januari 2017 para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se-DIY harus bersabar karena upah kerja mereka ditunda.

Penundaan pencairan gaji ini dinilai, karena peralihan wewenang SMA-SMK dari pemerintah Kabupaten-Kota ke Pemerintah Provinsi. 

Berita selengkapnya di Tribun Jogja edisi cetak edisi Jumat (10/2/2017). (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help