Perbaikan Jalan Rusak di Gunungkidul Terkendala Keterbatasan Anggaran

Pemberian DAK ini disesuaikan dengan skala prioritas yang dimiliki Pemerintah Pusat.

Perbaikan Jalan Rusak di Gunungkidul Terkendala Keterbatasan Anggaran
Tribun Jogja/ Hari Susmayanti
gunungkidul_1101 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Upaya perbaikan jalan rusak yang ada di Gunungkidul terkendala terbatasnya anggaran dari pemerintah.

Akibatnya pembenahan jalan rusak tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gunungkidul, Eddy Praptono.

Dikatakannya, pihaknya telah mengusulkan dana untuk perbaikan jalan rusak sebesar Rp 100 Miliar.

Namun hanya Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 22 Miliar yang disetujui oleh Pemerintah Pusat yang ditujukan untuk perbaikan jalan rusak. Akhirnya, pihaknya harus mengoptimalkan daya yang ada.

"Kita perkirakan, untuk dapat mengatasi masalah jalan rusak tersebut paling tidak membutuhkan dana sekitar 100 miliar, namun hanya Rp22 miliar saja yang diberikan, terpaksa kami mengoptimalkan anggaran yang ada," ujar Eddy, Jumat (3/2/2017).

Lanjut Eddy, Pemberian DAK ini disesuaikan dengan skala prioritas yang dimiliki Pemerintah Pusat. Pasalnya saat ini perbaikan infrastruktur masih difokuskan untuk ruas jalan nasional.

"Untuk itu alokasi dana yang ada kami digunakan semaksimal mungkin,” katanya.

Sesuai perencanaan awal, pihaknya memang mengusukan agar DAK di 2017 dapat ditambah dua kali lipat dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016 lalu, pihaknya hanya mengusulkan sebesar Rp 48 miliar, sedangkan di tahun ini mencapai Rp 100 miliar dengan asumsi dapat disetujui semua.

“Awalnya kami berharap dapat disetujui semua, seperti pada perencanaan pada 2016 lalu, namun memang ada priortas lain,” tuturnya. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved