Pemkab Klaten Gelontorkan Rp 142 M Bangun Jalan Beton

Pembangunan jalan beton akan diprioritaskan di sejumlah wilayah kecamatan. Antara lain Kemalang, Manisrenggo, Karangnongko, Jatinom, dan Wonosari.

Pemkab Klaten Gelontorkan Rp 142 M Bangun Jalan Beton
TRIBUNJOGJA.COM | AGUNG ISMIYANTO
Sejumlah kendaraan dan truk pasir melewati jalan yang rusak parah. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali meneruskan pembangunan jalan beton di tahun ini. Saat ini sudah disiapkan anggaran Rp 142 miliar dalam APBD 2017.

Kepala Bagian Pembangunan Setda Klaten, Sigit Gatot Budiyanto mengatakan anggaran tersebut meliputi betonisasi jalur galian C dan pemeliharaan.

Diakuinya perencanaan tersebut merupakan kelajutan program betonisasi yang sudah dilaksanakan tahun sebelumnya.

“Alokasi dana Rp 142 miliar, sebagian akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan jalan beton, nyambung proyek tahun sebelumnya. Kalau tidak dibeton, jalan aspal akan cepat rusak lagi bila digunakan untuk jalur truk galian C,” katanya, Selasa (31/1/2017).

Pembangunan jalan beton akan diprioritaskan di sejumlah wilayah kecamatan. Antara lain Kemalang, Manisrenggo, Karangnongko, Jatinom, dan Wonosari.

“Jalan di wilayah-wilayah ini yang paling sering dilintasi truk angkutan galian C dan kondisinya sering rusak,” ungkapnya.

Ia menambahkan total jalan beton yang dibangun di tahun ini sepanjang sekitar 15 kilometer. Ruas yang ditingkatkan kelas jalannya merupakan jalur-jalur prioritas galian C.

“Jalur-jalur yang dipilih merupakan jalur paling padat dilakukan truk pengangkut pasir dan baru dari kawasan penambangan di Kemalang dan Manisrenggo,” kata Sigit.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klaten, Bambang Sigit Sinugroho mengatakan penentuan panjang jalan yang akan dibangun termasuk spesifikasi dan lokasi detailnya disusun dan ditentukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi.

“Pemkab Klaten terus berupaya membangun jalan milik kabupaten yang rusak. Untuk jalan provinsi kerusakannya sudah dilaporkan ke Pemprov karena perbaikannya menjadi kewenangan Pemprov. Begitu juga dengan jalan nasional menjadi kewenangan pusat,” katanya.

Selain betonisasi, ujarnya lebih lanjut, anggaran tersebut juga digunakan untuk perbaikan lima jembatan dan pengaspalan jalan sepanjang 50 kilometer.

Untuk pengaspalan diprioritaskan di jalan milik kabupaten non-galian C yang mengalami kerusakan dan memiliki lalulintas yang padat.

“Diutamakan juga jalan yang merupakan akses ekonomi masyarakat,” ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved