TribunJogja/

Pilkada Yogyakarta

Haryadi Suyuti Tak Ambil Jatah Kampanye Terbuka

Menurut Haryadi, konvoi kendaraan ini sangat berpotensi menimbulkan kemacetan.

Haryadi Suyuti Tak Ambil Jatah Kampanye Terbuka
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi berkampanye di kawasan Pathuk, Yogyakarta, Selasa (8/11/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogya memberikan satu kali kesempatan bagi dua pasangan calon (paslon) wali Kota untuk melakukan kegiatan kampanye terbuka.

Akan tetapi, salah satu paslon memilih untuk tidak mengambil jadwal kampanye terbuka, sementara satu paslon masih belum memutuskan untuk mengambil jadwal kampanye terbuka.

Calon wali kota nomor urut 2, Haryadi Suyuti menegaskan jika pihaknya tidak akan mengambil jadwal kampanye terbuka.

Hal ini lantaran adanya sejumlah pertimbangan yang dipikirkan, utamanya persoalan ketertiban dan juga menghindari konvoi massa di jalan.

“Sejauh ini kami memilih untuk tidak mengambil kampanye terbuka. Selama ini kami sudah melaksanakan kampanye yang dekat dengan masyarakat,” kata Haryadi, akhir pekan lalu.

Menurutnya, ada beragam persoalan yang dihadapi jika tim sukses (timses) dari paslon tersebut tetap melaksanakan kegiatan kampanye terbuka.

Haryadi menyebut, besar kemungkinan akan ada konvoi massa di jalan dengan sepeda motor. Sehingga, hal ini akan cukup mengganggu kepentingan umum.

Menurut Haryadi, konvoi kendaraan ini sangat berpotensi menimbulkan kemacetan.

Belum lagi, raungan sepeda motor akan menjadikan polusi suara dan udara.

Haryadi mengklaim jika pihaknya justru nyaman dengan kampanye model “blusukan” yang dilaksanakan selama dua bulan terakhir ini.

“Kami tidak khawatir tanpa kampanye terbuka kemudian elektabilitas turun. Semua itu pilihan ada di tangan masyarakat dan kami serahkan sepenuhnya,” tuturnya. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help