Pemkot Yogya Anggarkan Rp20,5 Miliar untuk Jamkesda 2017

Program Jamkesda ini tetap dianggarkan oleh Pemkot setempat karena saat ini belum semua masyarakat terkover JKN

Pemkot Yogya Anggarkan Rp20,5 Miliar untuk Jamkesda 2017
yangenak.com
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menganggarkan Rp 20, 548 miliar untuk jaminan kesehatan daerah (jamkesda) di tahun 2017.

Program Jamkesda ini tetap dianggarkan oleh Pemkot setempat karena saat ini belum semua masyarakat terkover jaminan kesehatan nasional (JKN).

“Jamkesda masih diadakan karena belum semua masyarakat terlayani JKN. Kami berharap sebelum 2019 sudah terintegrasi semua,” jelas Penjabat (Pj) Wali Kota Yogya, Sulityo.

Meski masih dianggarkan, namun pihaknya akan menyesuaikan target pemerintah pusat. Yakni, sebelum 2019 layanan jaminan kesehatan sudah terintegrasi dalam JKN.

“Total keseluruhan anggaran yang dikelola untuk Jamkesda tahun ini mencapai Rp 20,548 miliar. Rp 16 miliar diantaranya merupakan jasa perawatan,” ujar Kepala Seksi (kasi) Penjaminan dan Peningkatan Mutu Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogya, Umi Nur Chariyati.

Pihaknya pun menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar untuk 10.097 jiwa yang penerima bantuan iuran (PBI). Menurut Sulis, untuk PBI ini dianggarakan Rp 23 ribu per orang per bulan dari dana APBD setempat.Adapun penentuan PBI ini sudah melalui verifikasi dari Dinas Sosial setempat.

Dia juga menjelaskan, para pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) pun, belum tentu mendapatkan PBI dari APBD Kota. Hal ini lantaran adanya kemungkinan mereka sudah tercover PBI dari APBN atau menjadi peserta dari tempat bekerjanya.

“Setiap tiga bulan kami rekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan, karena pasti datanya berubah,” ulasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved