TribunJogja/

Offroad Keliling Merapi, “Baju Loreng” Curi Perhatian

Di lereng Merapi, sejumlah pria paruh baya berkemeja loreng dengan topi baret menyita perhatian.

Offroad Keliling Merapi, “Baju Loreng” Curi Perhatian
Citizen Reporter Stevanie Rosa
Letjen (purn) Sudi Silalahi bersama para purnawirawan BES 72 TNI AD, mengikuti nostalgia wisata dan reuni ke obyek wisata di lereng merapi, Minggu (15/1) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Belasan mobil jeep willys membawa penumpang yang berbeda dari biasanya, minggu pagi (15/1). Di lereng Merapi, sejumlah pria paruh baya berkemeja loreng dengan topi baret menyita perhatian.

Salah satu penumpang jeep wisata adalah Letjen (purn) Sudi Silalahi, yang juga seorang mantan menteri negara.

Sopir jeep memberhentikan ‘pasukan’ di tiga tempat Lava Tour yaitu Museum Mini Sisa Hartaku, Batu Alien, dan Bunker Merapi.

Namun demikian, perjalanan tersebut bukan aktivitas formal ketentaraan atau tugas negara. Melainkan nostalgia wisata Jogja yang membuat para purnawirawan BES 72 TNI AD bersemangat.

Letjen (purn) Sudi Silalahi bersama para purnawirawan BES 72 TNI AD, mengikuti nostalgia wisata dan reuni ke obyek wisata di lereng merapi, Minggu (15/1)
Letjen (purn) Sudi Silalahi mengikuti nostalgia wisata dan reuni ke obyek wisata di lereng merapi, Minggu (15/1)

Menariknya, ada kenangan tersendiri saat menjajal sensasi wisata Lava Tour Merapi. Sementara bagi yang enggan berkeliling dengan jeep diberikan waktu kunjungan ke Museum Gunung Merapi.

“Ini pengalaman memorial yang persis seperti dulu pada waktu kami masih bertugas sebagai prajurit,” ungkap Kol. (purn) Johnny B. Assa selaku koordinator panitia.

Oleh sebab itu meski memakai replika baju loreng seperti kala berdinas, tidak terlihat jarak dengan semua kalangan. Termasuk para sopir jeep willys yang berusia muda. Tidak sedikit pula pengunjung Merapi berfoto dengan mantan pejabat tinggi negara, Letjen (purn) Sudi Silalahi.

“Disini tidak ada perbedaan status pangkat atau jabatan. Hal terpenting adalah kebersamaan, mengingat usia setiap orang makin menua, kami saling menguatkan,” ungkapnya.

Alumnus Akabri tahun 1972 itu pun merasa gembira bisa datang ke reuni BES 72 Joglosemar di Jogja. Sudi mengungkapkan jika momen reuni para pensiunan sangat penting guna menjaga kondisi psikologi di hari tua.

“Silaturahmi bareng teman-teman, saling berbagi cerita terutama soal kesehatan, istilahnya nyaur utang kangen,“ ungkap pria berusia 68 tahun yang kini sering mengisi waktunya untuk momong cucu.

Kegiatan wisata dilakukan dalam agenda reuni hari kedua TNI/Polri BES 72 Joglosemar, sejak sabtu (14/1) di Monumen Jogja Kembali. Sebelumnya reuni dihadiri ratusan alumnus Akademi Militer tahun 1972 dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL), serta Polri. (*)

Artikel ditulis oleh Citizen Reporter Stevanie Rosa

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help