Home »

DIY

» Sleman

Warga Sedangadi Geruduk dan Protes Proyek Pembangunan Ruko

Mereka memprotes aktivitas pembangunan yang dianggap tidak memperhatikan keselamatan dan mengganggu warga sekitar.

Warga Sedangadi Geruduk dan Protes Proyek Pembangunan Ruko
tribunjogja/jihad akbar
Sejumlah Warga Sedangadi mendatangi proyek bangunan ruko tiga lantai yang meresahkan, Sabtu (14/1/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puluhan warga menggeruduk area pembangunan ruko berlantai tiga di Jalan Magelang KM 7,2 Rt 16 Rw 06 Sedangadi Mlati Sleman, Sabtu (14/1/2016).

Mereka memprotes aktivitas pembangunan yang dianggap tidak memperhatikan keselamatan dan mengganggu warga sekitar.

"Yang dikeluhkan warga itu adalah pecah-pecahan dari proyek yang jatuh mengenai rumah warga sekitar," ungkap Ketua Rt 16 Susmono.

Setidaknya ada empat rumah warga disekeliling pembangunan itu yang terdampak langsung.

Akan tetapi selain itu, lanjut Susmono, ada dua persoalan lain yang diresahkan oleh warga.

Mereka mempertanyakan luas bangunan yang tidak sesuai dengan gambaran.

Selain itu, sejak awal pembangunan sosialisasi jika terjadi pemindah-tanganan pemilik. Sehingga warga tidak mengetahui adanya pembangunan berlantai tiga diantara pemukiman itu.

Selanjutnya yakni sama halnya dengan pecahan material, percikan aktivitas las.

Percikan yang jatuh itu dinilai membahayakan karena tidak adanya pengaman seperti jaring.

"Percikan las jatuh sedangkan disamping kiri itu ada jalan setapak yang sering digunakan anak kecil lewat, itu mengkhawatir," ujarnya.

Aksi warga mendatangi proyek pembangunan itu dikawal pihak kepolisian.

Untuk mencari jalan keluar, warga dan pihak pembangun melakukan perundingan.

Tiga kesepakatan tandatangani oleh kedua belah pihak.

Kesepakatan pertama yakni pemberhentian pengerjaan proyek sampai ada kesepakatan baru. Kedua warga meminta agar segera dipasang pengaman jaring.

Ketiga, pihak pembangun segera melakukan sosialisasi ke semua warga terkait aktivitas pembangunan itu. (*)

Penulis: akb
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help