Home »

DIY

» Sleman

Penambang Ilegal akan Langsung DItangkap Bareskrim

Beberapa waktu lalu, perwakilan dari Setneg dan Bareskrim Polri melakukan peninjauan langsung ke lokasi penambangan pasir.

Penambang Ilegal akan Langsung DItangkap Bareskrim
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Aktivitas penambangan pasir menggunakan alat berat di wilayah Kepuharjo, Cangkringan, Selasa (11/10/2016). (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi Sleman kini menjadi perhatian Pemerintah Pusat dan Polri.

Beberapa waktu lalu, perwakilan dari Setneg dan Bareskrim Polri melakukan peninjauan langsung ke lokasi penambangan pasir.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purwanto saat dimintai tanggapan terkait aktivitas penambangan ilegal di lereng Merapi.

Turun tangan pemerintah pusat itu, setelah ada laporan penambangan ilegal yang langsung masuk kepada Presiden dan Kapolri.

"Kalau pemerintah setempat sudah memberi peringatan. Namun masih terus berlangsung, akan langsung ditangkap oleh Bareskrim," ujarnya.

Purwanto menambahkan, jika dilihat secara makro kebutuhan pasir itu tidak dapat dipungkiri.

Semua pembangunan baik rumah pribadi dan gedung-gedung membutuhkan pasir.

Sebenarnya jika mendapatkannya secara legal, sesuai dengan perizinan itu tidak masalah.

Sebab penambangan legal telah melalui tahap-tahap sebelum melakukan eksploitasi.

Sebelum mengambil pasir harus diadakan eksplorasi atau penyelidikan dan diakhiri dengan reklamasi.

Dan sebelumnya, pihak penambang juga harus harus menyusun dokumen lingkungan.

Hal itu dilakukan agar tidak merusak ekosistem lingkungan yang ada di lereng gunung Merapi.

Penambang ilegal dapat dijerat hukum dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang perlindungan menyebutkan, barang siapa sengaja merusak lingkungan dapat dikenai sanksi. (*)

Penulis: akb
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help